Senin, 07 Desember 2015

Cerita Mahasiswa 1 : Kehidupan Setelah Pasca Kelulusan Atau Fresh Graduated

Sana rencana, sini rencana, dimana-mana rencana, sangking banyaknya jadinya “Pusing Pala Berbie”. Kamu Tahu gak sih, sekedar cerita aja. Umur di segini ini, yaitu umur antara 21-23 Tahun merupakan umur yang paling galau, paling bikin pusing, dan paling banyak rencana. Yah bagaimana enggak? Orang setiap harinya itu pasti ada aja yang namanya rencana baru. Mau jadi inilah, mau bikin inilah, mau ngelakuin ini lah.. #uhhh ya Allah, padahal dilakuin aja belum tentu.


Yah mungkin hal ini dikarenakan posisi sudah memasuki Pre-Adult kali yah. Pre-adult??? Padahal umurnya aja sudah 21 tahun, dan masih dibilang pre? OMG. Sebenarnya enggak ada pantasnya amat sih, umur 21 Tahun dibilang Pre-Adult, karena diumur segini emang kita sudah pantas untuk disebut dewasa. Cuman karena di sini Indonesia jadi yah gak papalah.

Umur 20 tahunan itu merupakan umur dimana kamu telah mengerti sedikit bagaimana faktanya tentang kehidupan, yah dan ternyata life is hard. Hidup itu ternyata tidak segampang yang dipikirkan gaess. Tidak semudah seperti menyelesaikan masa pendidikan di perkuliahan dulu dan tidak semudah seperti membalikkan tangan. Hidup itu Sulit sangat sulit, apalagi bagi posisi orang yang baru lulus dan sudah berbulan-bulan nganggur. #eegggg. Seperti layaknya hidup tanpa arah. Huhuhu #sad. Wkwkw

Permasalahan umumnya sih cuma 1, apa itu? yah keuangan. Enggak bisa dipungkiri. Jika kita di masa perkuliahan, uang tidak terlalu dipikirkan karena sudah ada yang handle dan ada sumber dari berbagai sumber. contohnya saya sendiri: uang selama kegiatan perkuliahan bersumber dari Orang Tua, Beasiswa, hasil ngelesin, sama project dosen (kalau ada). Berbeda tentunya ketika kamu telah out atau dinyatakan lulus dari Universitas tempat kamu kuliah. Dimana pemasukan keuangan dari orang tua sudah dibatasi, dan sebenarnya sudah tidak pantas dan tidak enak lagi di umur segini masih minta orang tua.

Makanya kebanyakan mahasiswa setelah lulus pasti ber-orientasi pada kesibukan mencari kerja atau mencari penghasilan. Di Indonesia sendiri kebanyakan para fresh graduate akan mencoba untuk terjun menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan. Coba saja kamu tanya sendiri ke teman kamu yang masih kuliah. Hanya kaum minoritas lulusan fresh graduate yang akan mencoba peruntungannya di dunia bisnis yang ia kelola sendiri.

Mencari pekerjaan ternyata tidak semudah yang dibayangkan, jika pada saat perkuliahan kita pernah bermimpi kelak ketika lulus akan bekerja di sebuah perusahaan yang bagus dan wow. Mungkin setelah berada di tahap ini, ternyata apa yang dimimpikan itu bisa saja hanya berupa imajinasi dan khayalan belaka.

Tidak, bukan maksud wowcang untuk menghancurkan mimpi kalian, hanya saja semua itu butuh yang namanya proses. Tidak ada cerita kebahagiaan yang terjadi secara instan. Karena pada dasarnya yang namanyna kebahagiaan itu harus diraih melalui proses yang terkadang prosesnya menjatuhkan.
Tujuan wowcang menuliskan artikel ini bukan untuk curhat melainkan hanya menceritakan fenomena-fenomena nyata yang terjadi pada kacamata kehidupan yang terjadi pada admin sendiri dan orang-orang sekitar admin. Yah ehm setidaknya dengan ini bisa memberikan sedikit gambaran kepada kalian khususnya mahasiswa bahwa hidup yang sebenarnya itu sulit, sangat sulit. Jadi persiapkan mulai dari sekarang!

Iri rasanya ketika melihat orang yang pulang dari tempat mereka bekerja, dan membayangkan kapan yah saya menjadi seperti itu? sempat bertanya pada diri sendiri kenapa jalan yang harus dilewati terasa sangat begitu panjang dan terkadang menjatuhkan. Entah apa yang kurang, mungkin usaha atau apa lah. Saya juga tidak begitu mengerti. Padahal sudah banyak lamaran yang dikirimkan, hanya saja hingga saat ini belum juga membuahkan hasil. Beban batin ini sudah terlalu besar untuk dipangguh. Ingin rasanya mengeluh, hanya saja sangat tidak pantas jika mengeluh di depan mereka.

Memang saya bukanlah tipe orang yang memiliki relasi yang cukup baik, dan saya juga bukan tipe orang yang biasa meminta bantuan ke orang lain untuk memberikan bantuan kepada saya dalam hal mencari kerja. Jika kalian tahu, saya memiliki cukup banyak teman yang statusnya sudah bekerja di perusahaan, akan tetapi karena sifat dasar yang telah ditanamkan dari orang tua saya kepada saya untuk tidak merepotkan orang lain. Hal itu yang menjadikan saya enggan untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan meskipun yang dibahas hanya sekedar lowongan kerja. Saya sadar saya salah. Tapi bagaimana, yang namanya sifat dasar itu sulit untuk diubah, dan saya tidak mau untuk mengubahnya selama saya masih mampu untuk mengusahakan apa yang masih bisa diusahakan.

Terhitung saat ini sudah genap 6 bulan status saya adalah sebagai pengangguran. Untuk mencukupi keuangan pribadi, saya memberikan les privat kepada 3 orang anak, dengan bayaran seiklasnya perbulan, hasilnya yah disyukuri berkisar 600-800 ribu perbulan. Yah hanya dengan ini setidaknya masih bisa membuat saya lebih semangat dan cukup untuk menyibukkan diri. Tentu ini lebih bermanfaat bila dibandingkan dengan berdiam diri di rumah dan hanya berkutat pada kesibukan mencari kerja. Karena saya sadar masih banyak waktu dan kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa saya lakukan di masa-masa pengangguran ini. Selain itu saya juga menyibukkan diri dengan menjadi admin dan penulis di blog yang saya dedikasikan untuk Mahasiswa Indonesia dan mahasiswa teknik kimia. Yah walaupun saya bukanlah seorang mantan mahasiswa yang luar biasa, yang memiliki segudang prestasi atau pengalaman. Tapi melalui blog ini saya berharap bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi kalian.

Demikian artikel sepenggal cerita pengalaman nyata di hidup saya, yah walaupun tidak terlalu menarik, tapi setidaknya dengan ini saya bisa merasa lebih lega dan tenang. Untuk Akhir kisahnya masih dalam proses perintisan, entah itu bahagia atau sedih, karena semuanya masih berupa misteri. Tapi satu hal yang pasti, saya masih mencoba untuk mengakhiri hidup saya dengan akhir yang bahagia.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon