Sabtu, 30 Januari 2016

Kiat Menghadapi Nilai IP yang Pas-pasan

Hei mblo, liburan semester genap sudah jalan hampir 1 bulan nih! Gimana liburannya? seru? Ehhmmm kalau IPK’nya seru gak? #gigit jari #guling-guling di tanah.

Enggak etis donk namanya kalau yang dipikirin cuma liburannya doang! IPK juga harus dipikirin, apalagi yang IPK’nya masih belum sesuai harapan masing-masing mahasiswa. #disitu kadang saya merasa sedih.

Tapi tenang aja, IPK besar atau kecil itu enggak akan berpengaruh kalau kamu berwirausaha kok. Tapi kalau kerja, bisa lain cerita mengingat kebanyakan dari mereka memasukkan IPK minimal sebagai syarat pendaftaran. Tapi tenang aja, banyak kok orang yang enggak sukses di dunia edukasi tapi nyatanya dia bisa sukses sekarang. Contohnya bill gates, steven jobs, dan lain-lain. Mereka sukses karena mereka yakin kepada dirinya sendiri.

Eiitsss,, tapi bukan berarti kalian yang masih memiliki IPK kurang memuaskan menjadi bangga yah! Karena itu enggak keren sama sekali. Sekarang itu sudah tahun 2016. Masa iyah IPK mau segitu mulu. Move on donk. Pacar dan smartphone aja bisa diupgrade. Masa IPK enggak bisa. -__-

Semua bisa jika kalian niat, karena dengan niat bisa membuat dirimu bergerak dan berusaha. Jangan mau kalau diajak main sama teman yang enggak benar. Kasihan orang tua di rumah yang bekerja banting tulang sampai bercucuran keringat darah, malah kaliannya kaya begini. Kan kasihan.

Mumpung masih ada waktu. Enggak ada salahnya kok buat ikut semester pendek atau mengulang mata kuliah yang memang benar-benar ancur nilainya. Karena hanya dengan itu yang bisa memperbaiki keadaan IPK yang mengenaskan.

Ngomongin tentang IPK pasti akan ada hubungannya dengan IP (Indeks Prestasi). Perbedaannya hanyalah, IPK merupakan indeks prestasi kumulatif hasil total-totalan antara IP semester sebelumnya dengan nilai IP saat ini. Nahh, IPK itu yang nantinya dipakai untuk melamar pekerjaan (mostly).

Dalam artikel ini, wowcang tidak akan membahas bagaimana kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai IPK. Karena itu semua tergantung pada usaha anda.

Artikel ini akan membahas tentang hal-hal yang bisa anda lakukan dalam menghadapi nilai IP yang pas-pasan. Berikut caranya :

Yang pertama : Sabar
Sama seperti halnya memancing, jika anda tidak sabar. Anda tidak akan mendapatkan hasil
Iyah sabar. Dengan sabar mampu membuat semuanya begitu terikhlaskan. Sabar juga yang akan memberikan efek ketenangan bagi anda yang memiliki nilai IP yang pas-pasan.

Anda boleh saja kecewa pada diri anda karena nilai IP yang tidak sebagus dengan kawan anda. Akan tetapi setidaknya IP itu yang anda dapatkan secara jujur. Dan anda harus bangga akan hal itu. Faktanya saya lebih senang berteman dengan mahasiswa yang bisa belajar dari kegagalannya, dan mau berusaha untuk memperbaiki keadaannya.

Saya juga lebih senang berteman dengan mahasiswa yang memiliki IP bagus karena usahanya sendiri bila dibandingkan  berteman dengan mahasiswa yang bangga akan dirinya karena nilai IP yang bagus namun tidak didapatkan secara jujur.

Kejujuran saat ini mahal harganya. Jika anda bisa jujur dengan anda sendiri. Maka tidak perlu takut akan hasil yang percuma. Selagi anda masih memiliki semangat juang untuk belajar, maka semuanya akan baik-baik saja.

Yang kedua : Menangislah
Terkadang, hanya dengan menangis kita bisa mengerti
Jangan salah dengan kekuatan menangis. Air mata itu ampuh sekali dalam menyembuhkan hati yang luka. #wedjann kata-katanya dalam banget.

Menangislah anda jika mendapati nilai IP yang benar-benar dibawah. Menangislah anda akan seluruh kegagalan yang pernah terjadi pada anda. Faktanya air mata itu yang akan menyembuhkan anda. Tangisan itu yang akan membuat hati anda semakin kuat terhadap kegagalan yang mungkin terjadi kembali pada anda.

Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kepada kita kedepannya. Kita hanya bisa melakukan sesuatu yang baik dan mencoba akan hal baru. Entah hasil dipikir nanti.

Yang ketiga : Intropeksi
bercermin akan membuat kita tersadar
Mengintropeksi diri merupakan cara terbaik untuk belajar memahami apa yang salah dan apa yang kurang dalam usaha yang dilakukan. Jika IP’mu tak sesuai dengan yang diharapkan. Maka, intropeksilah setiap usaha yang telah anda lakukan.

Dengan begini, anda akan menemui pengajaran-pengajaran yang termakna dalam sebuah kegagalan. Terkadang kita memang perlu mengulas masa lalu untuk mendapatkan pengajaran agar lebih siap dalam menghadapi tantangan selanjutnya.

Yang Ke-empat : Memotivasi diri sendiri
Gagal dalam mencoba itu lebih baik, daripada gagal tanpa mencoba
Orang yang hebat adalah orang yang mampu memotivasi dirinya sendiri
Apalah arti sabar, tangisan dan intropeksi yang dilakukan tanpa adanya keinginan kuat untuk memotivasi diri agar menjadi seorang yang lebih baik.

Memberi motivasi kepada diri sendiri bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Memang mudah untuk dikatakan. Tapi dalam praktiknya, memotivasi diri memerlukan keinginan serta komitmen yang kuat. Bukan hanya di mulut saja, melainkan dihati dan dipikiran yang selanjutnya akan terangkai menjadi sebuah tindakan.

Yang kelima : Lihat kembali setiap nilai IP anda
Semua bisa berubah hanya jika anda melihat
Dosen juga manusia, pasti pernah salah dalam soal penginputan nilai. Jika dirasakan setiap nilai harian, UTS, dan UAS anda percaya bahwa yang anda jawab benar dan mampu memberikan nilai yang baik.

Maka tidak ada salahnya untuk melihat masing-masing nilai yang tertera di transkip nilai anda. Jika ada score yang jelek di mata kuliah yang anda yakin bahwa bisa memiliki score baik. Maka tanyakan kepada dosen anda untuk klarifikasi.

Tidak perlu malu karena anda tidak mencuri, tidak perlu takut karena anda bukan penjahat. Sama halnya dirimu, dosen pasti pernah memiliki kesalahan.

Walaupun memang kecil kemungkinannya. Tapi tidak ada ruginya untuk dilakukan. Everything is worth to try.

Akhir kata, sekian dan terimakasih.

Jadilah mahasiswa yang selalu belajar terhadap kesalahannya, bukan mahasiswa yang selalu terkurung dalam kesalahannya.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon