Senin, 01 Februari 2016

Ibu Adalah Segalanya Bagi Setiap Keluarga

Ibu adalah orang yang paling bijaksana, kuat, hebat di Dunia ini bahkan melebihi seorang ayah sekalipun.
Kebaikan keberadaan seorang ibu yang akan wowcang bahas dalam artikel ini. Mungkin beberapa di antara kalian ada yang terheran, setuju, dan bahkan tidak setuju dengan caption yang wowcang tulis diatas. Dan kebanyakan orang yang tidak setuju dengan argumentasi diatas adalah kaum pria yang dimana mereka adalah calon seorang ayah.

Ibu tidak ada duanya, Pixabay.com
Setuju atau tidak setuju, itu tidak masalah buat saya. Karena kita hidup di dunia dimana kebebasan berpendapat sangat dipegang teguh.

Sudah hampir 10 bulan, sejak kepergian ibunda tercinta. Saya tersadar bagaimana beratnya menjadi seorang ibu. Ibu yang selalu mengasihi kami dengan penuh cinta dan kasih sayang pergi meninggalkan kami semua setelah berjuang keras dengan penyakit yang diderita oleh beliau.

Kepergian beliau merupakan pukulan terberat buat kami. Kami terasa seperti kehilangan arah tanpa adanya beliau.

10 bulan berlalu sudah, bayang-bayang akan ibu kami belum bisa teralihkan sepenuhnya. Selalu ada momen-momen dimana kami teringat olehnya. 10 bulan kami belajar bagaimana rasanya hidup tanpa kehadiran seorang ibu. Penat dan hambar yang dirasakan. Apalagi kehadiran ibu kami yang selalu menjadi pelipur lara dalam hidup kami.

Ibu kami adalah orang biasa yang tidak memiliki kekuasaan atau bahkan penghasilan. Ibu kami hanyalah seorang ibu rumah tangga yang selalu ikhlas untuk memberikan segala sesuatu yang baik kepada kami. Ibu kami adalah dokter, koki, guru, sekaligus pelawak yang selalu memenangkan hati kami.

Hidup tanpa kasih seorang ibu membuat kami tersadar bagaimana beratnya menjadi seorang ibu. Tugas ibu berat, amat berat. Bahkan lebih berat bila dibandingkan dengan bekerja di sebuah perusahaan.

Saya terheran mengapa ibu kami tidak pernah mengeluh atas apa yang beliau lakukan setiap harinya. Kegiatan kesehariannya seperti beres-beres, memasak, hingga mencuci ternyata sudah cukup membuat kami kalang kabut dalam pengerjaanya.

saya terheran kekuatan apa yang dimiliki oleh ibu kami yang selalu kuat dalam melakukan itu semua sendirian. Padahal kami yang notabenenya bertiga sudah merasa begitu kelelahan setelah melakukan seluruh kegiatan rumah.

Apa itu yang dinamakan keikhlasan seorang ibu?

Apakah itu yang dinamakan kasih seorang ibu?

Apakah itu yang membuat seorang ibu kuat dalam melakukan itu semua?

Sungguh besar kekuasaanmu Ya Allah.

Mengenai caption diatas, bukan tanpa alasan saya berbicara demikian. Ada banyak alasan yang mungkin tak bisa dijabarkan satu-satu tentang kebaikan seorang ibu.

Bukan berarti keberadaan seorang ayah tanpa ada arti yah. Namun, porsi keberadaan ibu menurut saya jauh lebih besar bila dibandingkan dengan porsi yang diberikan oleh ayah. Jika diibaratkan ayah seperti layaknya jantung yang bertugas dalam menggerakkan darah, sedangkan ibu seperti layaknya darah yang mengalir.

Di ibarat memang ayah yang memiliki peranan penting dimana jantung berfungsi sebagai penggerak, penyalur, dan pengedar darah. Namun tanpa adanya darah, jantung akan kehilangan fungsinya begitu juga dengan organ yang lain. Darah merupakan transportasi pembawa segalanya baik oksigen ke seluruh tubuh hingga nutrisi ke seluruh jaringan tubuh. Tanpa darah, seluruh organ tubuh tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan rusak yang mengakibatkan tubuh tidak bisa bekerja atau bahkan berdiri. Tubuh ini yang diibaratkan sebagai keluarga.

ibu adalah seorang yang paling memberikan pengaruh dalam sebuah keluarga. Ibu juga yang rela memberikan perhatiannya secara mendalam kepada seluruh anggota keluarganya. Sosok serta kelembutannya yang membuat ibu selalu dikangeni.

Ibu adalah orang yang rela ikhlas fisik dan batin dalam memberikan dan mempertaruhkan masa hidupnya untuk membawa beban berat selama 9 bulan. Namun, ibu tidak pernah melihat kita sebagai beban. Yang dilihat oleh beliau adalah kita sebagai anugrah. Bukan hanya itu, ibu rela bangun tengah malam untuk menyusui anaknya, bangun dipagi hari untuk memasak makanan keluarganya, menyambut dengan hangat ketika anak dan suaminya pulang dari bekerja.

Mungkin anda dan saya tidak mengerti bagaimana dan apa yang dirasakan oleh beliau, namun mendengar dan melihat perjuangan ibu yang lain sudah cukup membuat saya termenung dan tersadar bahwa tugas yang diemban oleh ibu bukanlah tugas yang sembarangan.

Memang nahkoda dalam keluarga adalah seorang Ayah. Namun, perjuangan ibu jauh lebih besar bila dibandingkan dengan tugas ayah sebagai nahkoda. Perjuangan seorang ibu tidak akan ada habisnya hingga beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

Cinta dari kami untukmu wahai ibuku.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon