Rabu, 18 November 2015

Kamu Mungkin Menyesali 12 Hal Ini Ketika Masa Kuliah

Namanya hidup penyesalan pasti datangnya di akhir, karena kalau didepan namanya orang sinting. Semua penyesalan tanpa terkecuali pasti munculnya diakhir. Rasa penyesalan ini muncul sebagai reaksi terhadap pilihan yang pernah dibuatnya dahulu kala. Bahkan ada yang bilang jika “kamu belum pernah menyesal maka kamu belum bisa dikatakan sebagai orang hidup.” #lohh?? Tidak, hidup itu tidak harus di isi dengan penyesalan. Nikmatin Saja Prosesnya

Penyesalan akan muncul akibat dari tindakan yang dilakukan oleh sesorang tidak menghasilkan sesuatu yang diharapkan, sehingga manusia akan cenderung menyesal terhadap tindakan yang diambilnya. Penyesalan bisa dialami oleh siapa saja, bisa dialami oleh anak-anak, ABG, Orang dewasa, dan Orang yang sudah tua sekalipun. Namun orang tua pasti lebih banyak menyesal mengenai masa mudanya dahulu.

Dalam artikel ini bukan penyesalan orang tua yang akan dibahas, karena wowcang.com bukan web yang dibuat untuk membahas masalah orang tua, melainkan wowcang.com dibuat untuk generasi muda. Kali ini wowcang akan memberikan beberapa hal yang mungkin kamu sesali ketika kamu selesai menyandang status mahasiswa.

Kenapa judulnya seperti ini? Yah berdasarkan pengamatan dan pengalaman seseorang saja. Heheh, Artikel ini dibuat agar yang masih belum terlambat segera membenahi diri. yuuukk mari check this out

1. Terlalu Santai di Masa-Masa Kuliah, Padahal Ada Kesempatan Buat Lulus Ber-IPK Cumlaude
perhatikan gambar disini, ada yang keasyikan....
IPK Nasakom “Nasib Satu Koma” huffttt
Akibat dari bersantai dalam kuliah, apa yang kamu dapatkan? IPK kecil? Score IPK tidak sampai 2.5? inilah akibat jika kamu dalam kuliah tidak fokus, dan terlalu banyak bermain. Padahal keberadaan IPK itu menjadi point penting waktu kamu mencari kerja nanti, biasanya perusahaan akan memasukkan IPK minimal dalam persyaratan calon karyawannya. Setidaknya min. IPK 3 sudah cukup untuk membawamu lolos uji pemberkasan.

2. Disaat Mahasiswa Lain Sibuk Dengan Acara Rapat, Menjadi Panitia, Ngurus Sana-Ngurus Sini, Sedangkan Kamu Hanya Sibuk Main, Nongkrong, dan OOTD. -_-
Kegiatan Rapat Mahasiswa
Pewawancara : Kamu dulu kuliah ikut organisasi apa?, Kamu : gak ikut apa-apa pak! #sedih
Organisasi itu penting loh gaess, apalagi buat kamu yang mahasiswa. Faktanya di zaman ini bekal hanya gelar saja tidak cukup untuk membawamu ke dunia industri. Kamu juga perlu melatih softskill dan pengalaman sehingga ada sesuatu yang lebih yang bisa kamu tuliskan di CV-mu nanti. Karena pengalaman organisasi inilah yang akan banyak ditanyakan pada saat tes wawancara nanti.

3. Jurusan yang Diambil Ternyata Tidak Sesuai Dengan Diri
Jika Sudah Salah Jurusan, Mumet!!
“Kata orang bijak, bukan jurusannya yang salah melainkan dirimu”
Sangat penting makanya untuk mengenal apa yang menjadi potensi keahlian untuk dikembangkan pada masa SMA, sehingga dengan seperti ini kamu bisa menentukan jurusanmu ketika waktu daftar kuliah nanti.

Jika kamu ditanya sama orang tua “mau kuliah dimana?”, sebisa mungkin kamu jawab jurusan yang kamu mau! Jangan malah terserah, karena nanti yang kuliah itu kamu bukan orang tuamu. Jika kamu memiliki orang tua yang memaksa dirimu untuk masuk jurusan ini, maka kamu bisa menjelaskan secara baik-baik tentang jurusan yang kamu mau, namun jika ternyata orang tuamu cukup keras, jadi yasudah kamu hanya perlu menjalaninya secara ikhlas. sebenarnya Insya Allah kalau kamu menjelaskan secara baik pasti orang tuamu mengerti kok.

4. Terlalu Mengikuti Aliran Kuliah, Tidak Punya Target IPK dan Target Lulus
Bila Perlu Bikin Checklist Target
Punya Target itu Penting, setidaknya dengan target yang kamu rencanakan kedepan bisa membawamu untuk lebih fokus dalam kuliah, sehingga nantinya masa kuliahmu bisa diselesaikan secara lancar dan memiliki hasil yang baik. Ingat Target!!!

5. Waktu Kuliah selama 4 Tahun Hanya Diisi Kesibukan Kuliah Saja, Itupun Tidak Fokus dan Hanya Menjadi Mahasiswa Kupu-Kupu
Hayooo mau yang mana? via http://ismailhasantkja.blogspot.co.id/2015/08/mau-jadi-mahasiswa-kupu-kupu-atau-kura.html
Ingat satu hal, kuliah itu bukanlah hanya tentang mengejar nilai semata, melainkan serapan dan pemahaman kamu mengenai materi juga menjadi kunci terpenting dalam kuliah. Buat apa kuliah selama 4 tahun jika pemahaman dasar jurusan yang kamu ambil saja tidak mengerti!

Bukan hanya serapan materi saja yang penting, namun juga waktu yang kamu miliki selama kuliah harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, usahakan jangan menjadi mahasiswa kupu-kupu yang hanya kuliah lalu pulang, tapi sebisalah menjadi mahasiswa kura-kura yang selalu kuliah-rapat.

6. Ada Kesempatan Buat Mengasah Diri, Tapi Kamu Malah Bertindak Seperti Orang “I Dont Care”
Eekkkk,, Cuek
"Ada Club Bahasa Inggris, Kamu Bungkam
Ada Club Badminton, dan lain sebagainya, Kamu hanya lewat
Ada Club Padus padahal suara kamu lumayan, Kamu malah beralasan"

Alasan yang paling sering digunakan adalah “aku sibuk kuliah”, alasan klasik. Memang kuliah itu sibuk, dan banyak tugas, tapi tidak menutup kemungkinan jika kamu ikut Club pengembangan diri seperti itu, lagian kumpulnya cuma 1 kali dalam seminggu. Tidak bakal memberatkanmu juga!

7. Ada Kesempatan Buat Berprestasi, Kamu Malah Melewatkannya Begitu Saja

Berprestasi itu penting loh, selain bisa mengisi CV-mu, berprestasi juga bisa mengasah dan menunjukan kemampuanmu. Bukan hasilnya yang terpenting, tapi prosesnya. Ada banyak sekali lomba-lomba yang diadakan secara internal maupun eksternal. Lomba seperti itu bisa kamu ikuti, walaupun hasilnya belakangan. Insya Allah kalau serius hasilnya pasti memuaskan. Senang bukan jika kamu bisa menjadi juara di lomba setingkat nasional.

8. Ada Kesempatan Buat Meliris Usaha, Sayang Lagi-Lagi Hanya Lewat

Bukan hal yang tidak mungkin kok mahasiswa punya usaha sendiri. Faktanya ada banyak sekali mahasiswa yang sekarang sukses dari usaha yang dikembangkannya. Jika kamu pusing masalah biaya, masih ada program dari Dikti tentang PKMW setiap tahunnya. Nah disitu kamu bisa mengirimkan ide usahamu ke Dikti, gak tanggung-tanggung bantuan yang diberikan bisa mencapai belasan juta.

9. Di Masa Kuliah Hanya Melakukan Pemborosan, Belanja Ini, Belanja Itu, Semuanya Dibeli. Kamu Belum Pernah Merasakan Bagaimana Sulitnya Mencari Uang

Apa sih fungsinya ngikutin Trend? Yah memang sih itu hak kamu. Tapi sadar gak sumbernya dari mana? Orang Tua Bukan? kamu tidak pernah membayangkan bagaimana sulitnya orang tua mengais rupiah. Coba kamu ikut kerja sampingan apapun itu bentuknya, jadi penjaga toko, guru les privat, atau menjadi seorang pelatih. Dengan begini kamu bisa menghargai kerja keras orang tua, selain itu tentu kamu bisa menambah pengalaman kerjamu.

10. Ada Banyak Kesempatan Beasiswa, Tapi Kamu Malah Bungkam

Kesempatan untuk membantu orang tua dalam pembiayaan kuliah bisa kamu lakukan dengan mengikuti program beasiswa. Ada banyak sekali beasiswa yang ditawarkan, hanya saja kamu kurang peka dengan hal ini.

11. Menyontek Berarti Tidak Menghargai Kemampuan Diri, Begitu Pula Dengan SKS Jika Menghadapi Ujian

Kebiasaan mencontek sudah menjadi kebiasaan umum bagi mahasiswa, motifnya tak lain ialah untuk mendapatkan nilai tinggi. Tapi tahukah kamu bahwa menyontek merupakan suatu hal yang tidak menghargai kemampuan diri sendiri? karena dengan mencontek berarti kamu telah meragukan kapasitas diri sendiri, padahal jika kamu lebih giat kamu pasti bisa.

Begitu pula dengan SKS (Sistem Kebut Semalam) yang sudah menjadi sebuah tradisi bagi banyak mahasiswa ketika musim ujian. Jika boleh jujur, ini cukup berhasil untuk bisa menjawab soal yang ada. Akan tetapi SKS sebenarnya bukanlah solusi bagi mahasiswa, karena dengan SKS otak lebih cenderung dipaksa untuk menghafal bukan memahami, makanya banyak setelah kejadian Ulangan, materi yang dipelajari sering hilang dari memori otak.

12. Padahal Sudah Dewasa, Tapi Kenapa Dulu Pernah Bolos Kuliah Hanya Demi Nongkrong Bersama Teman

Mahasiswa sudah bisa disebut sebagai orang dewasa, karena mahasiswa sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Tapi fenomena sekarang ini adalah mahasiswa lebih banyak bermain-main ketika kuliah, tidak serius, bahkan ada mahasiswa yang pernah bolos hanya demi nongkrong atau main bersama dengan temannya. #Hufft


Berikut ke-12 hal yang mungkin disesali oleh Mantan Mahasiswa, untuk yang sudah menjadi mantan mahasiswa, maka sabar saja yah dan berharap semoga ada kesmpatan lain diluar sana. Namun jika kamu masih semester awal atau calon mahasiswa baru maka gunakan kesempatanmu sebaik-baiknya sebelum menyesal di kemudian hari, karena itu tidak akan berguna.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon