Bertahanlah, Please!

Seberapa sering kalian membohongi diri kalian sendiri???

via, pixabay.com
Memaksakan sesuatu yang padahal sudah jelas hati berat untuk melakukannya tetapi masih terus menganggap bahwa itu semua baik-baik saja...

Melewati drama demi drama melalui senyuman palsu yang tersirat enggan ikhlas yang dipaksakan hampir setiap harinya.. Nyamankah???

Jujur, gue nggak tau apa semua orang mengalami fase ini atau nggak. Tapi bagi gue mengenali diri sendiri dengan baik adalah yang paling sulit untuk dilakukan. mengerti akan dimau sang pelupuk hati agar semuanya terasa bahagia dan tak terasa dikorbankan, rasanya sulit sekali. Apalagi dipaksakan oleh sebuah kondisi.

Jadinya seperti mau nggak mau dan harus.. #fake smile :)

Gue bukan pesohor yang mempunyai banyak fans, dan gue juga bukan pujangga yang memiliki banyak keahlian.

Gue hanyalah sekedar manusia yang punya hati serta harapan yang masih tergantung di depan pelupuk mata. Masih tergantung rapi dengan seutas tali andaian yang setiap malamnya selalu di impikan.

Mata ini pun tak lagi sama. Sudah banyak menjadi saksi akan pundak-pundak yang pergi menjauh. Menyaksikan tragedi demi tragedi yang semakin membuat sang hati terus terdistorsi bagaikan ilusi fatamorgana...

Sampai berapa lama lagi diri ini harus terus mencari alasan bahwa semuanya akan baik-baik saja... ??? Apakah harus terus berbohong hanya demi kenyamanan. ! FIN

Pria mochi yang suka bergalau, suka main, rajin, baik sama orang, tidak sombong, n suka menabung... Ahahahaahahasiiiiaappp :D

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon