Ketika Pekerjaan Menyita Habis Waktumu

Ketika kamu ngerasa dan sadar bahwa pekerjaanmu udah ngambil hidupmu seluruhnya...

Jadi lebih sering capek, berasa kaya nggak punya waktu, nggak ada mood buat main karena lebih milih buat tidur.

Terus kalau udah gini, kamu mau apa?? haha

Capek, via pixabay.com
yah begitulah... suka dukanya jadi karyawan, terikat kontrak yang lebih cenderung ngikat kita dalam segi waktu dan tenaga.

Terkurung dan terjebak dalam bayang-bayang perjanjian kerja 8 jam selama 5 hari. Belum lagi kalau ternyata pabrik tempat kamu bekerja menanamkan prinsip intense yang ngebuat waktu kerjamu nambah 2 jam jadi 10 jam kerja selama 5 hari..

Capek??? Bosan?? suwung?? mungkin beberapa dari kita mengeluhkan hal itu. Gue termasuk... hahahah

but,, hell nooo!!

Secara pribadi gue malu, karena semua itu masih belum cukup buat gue.

Gue bukan orang munafik. Sama seperti kalian, ada beberapa momen saat gue ngerasain agak kesal karena jam kerja yang gue anut 10 jam kerja sehari. Apalagi jadwal kerja gue yang berubah tiap ganti shift.

Otomatis kita yang masih muda yang masih sering rindu buat liburan atau sekedar nongkrong bareng teman, jadwalnya jadi makin kacau dan selalu salah. Saat gue libur, eh mereka nggak libur. Saat mereka yang libur, gue yang nggak. Waktu kita jadi sering salah.

Tapi karena liburan itu kebutuhan jadi sebisa mungkin harus ada yang dikorbanin. ngambil cuti semisalnya atau lebih buruknya yah you know what I mean, kaya bolos kerja mungkin.

Tapi gue nggak. 3 tahun bekerja di ini pabrik. Gue nggak pernah bolos. Setiap nggak masuk pasti selalu jelas. Imbasnya sisa cuti gue tahun ini -5. hahaha.

Kalau kalian tanya kenapa? lebih suka jawab karena tanggung jawab, plus gue orangnya nggak enakan. Daripada gue bolos kerja terus liburan disaat hati yang merasa bersalah karena bolos. Mending ngambil cuti, liburan terasa lebih lega.

Menurut gue, manusia itu makhluk paling rentan dan labil. Kalau dibilang hati dan pikiran manusia itu gemerusuh sana sini.

Dulu, pas belum kerja. wahhh.... rela ngelakuin apa aja demi menggaet sebuah pekerjaan. Ada yang sampai begadang, keliling kota buat naruh lamaran sana sini, bahkan sampai ada yang pakai cara licik dengan cara pelicin.

Giliran udah kerja, yah awalnya semangat 45 berkobar dalam dada. Seiring waktu berjalan semangatnya berubah jadi semangat buat keluar dan cari kerja baru dengan berbagai alasan. Ada yang karena nggak cocok, atau kerjaannya berat dan capek atau kebutuhan mereka jadi makin tinggi dan mengharapkan penghasilan yang lebih.

Salah nggak sih?? Nggak salah sih menurut gue.. Fine-fine aja karena semua orang bebas buat berpendapat dan berprinsip dan masing-masing dari kita punya standar hidup.

Dan standar hidup itulah yang membuat kita berpikir dan bertindak.

Saat kita sadar bahwa pekerjaan kita telah menyita habis waktu kita. Disitulah kita pernah terbesit buat nyari yang baru dan lupa pesan hidup di dalamnya.

Lupa akan usaha yang telah kita lakuin untuk berhasil sampai sini, dan lupa bahwa sebenarnya kita adalah salah satu yang beruntung. Bersyukur itu harus. Karena sejatinya kebahagiaan itu bukan untuk diraih. Tapi dirasa...

Selagi kamu masih bekerja di tempat yang kamu rasa telah menyita waktumu. Enjoyin aja. Nikmatin aja dan maksimalkan secara profesional. Saat udah cukup, beranikan diri untuk menginjak, berdiri dan bertahan di luar zona amanmu.

Karena untuk jadi besar dibutuhkan pengorbanan yang besar pula.

Pekerjaan yang menyita habis waktu kita itu sebenarnya hanya sugesti. Karena sebenarnya kalau dilihat melalui kacamata orang besar. Kalian udah berada di jalan yang tepat, karena orang hebat itu selalu nggak punya waktu. Waktu mereka lebih cenderung dipakai untuk kegiatan produktif.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

2 komentar

aku juga ngalamin kayak gini. aku kerja lembur terus nih. sampe nggak ada waktu buat mancing.

Adakalanya kita2 butuh liburan ...
Bangung ketika matahari blm terbit dan plg ketika matahari sdh tenggelam, /5 pagi meninggalkan rmh, /10 tiba di rumah. Jam krj 08:00-16:00 extend time 1,5jam dri wkt normal krn alasan loyolitas ...
So, masih perlu liburan? Perlu!!!!

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon