3 Alasan Kenapa Manusia Tidak Bisa Bernafas Dalam Air

Air kan susunan kimianya H2O yah?? ada unsur oksigennya. Tapi kenapa manusia nggak bisa bernafas dalam air???

Bernafas dalam air, via pixabay.com
Pertanyaan receh seperti ini tiba-tiba dilontarkan dari dek Vika, salah satu murid kesayangan gue yang kadang berasa cerewet banget.

Pertanyaannya simpel, tapi sumpah bikin gue harus buka google buat ngejawab pertanyaan dia. Karena gue nggak mau dia salah pemahaman kalau gue jawabnya seadanya. Jadi, gue pakai google sebagai datanya.

Ada 3 alasan mendasar kenapa manusia nggak bisa bernafas dalam air.

1. Air memang mengandung Oksigen terlarut. Paru-paru pada manusia berbeda dengan Ingsang pada ikan. Pada ikan, dia bernafas dengan menggunakan ingsang yang berfungsi sebagai pengikat Oksigen dalam air yang di hisapnya melalui mulut.

Dalam Ingsang, Kapiler darah akan mengikat Oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh. Sedangkan pada manusia, Luas area paru-paru tidak cukup untuk menyerap kandungan oksigen dalam air.

2. Massa molekul air yang lebih berat daripada udara. Oksigen yang terkandung dalam air akan sulit untuk digerakkan dalam paru-paru. Berbeda dengan oksigen dalam udara yang mudah untuk digerakkan dengan mekanisme kerja paru-paru.

3. Kandungan oksigen dalam air jumlahnya sedikit bila dibandingkan dengan udara yang berkisar 21%. Manusia merupakan makhluk berdarah panas yang membutuhkan oksigen dalam jumlah besar untuk beraktivitas.

Berbeda dengan ikan yang berdarah dingin, yang mampu hidup dalam kondisi minim oksigen. Oleh sebab itu, Paus yang berdarah panas bernafas dengan paru-paru selalu muncul ke permukaan untuk mengambil nafas lewat udara.

Jadi, itulah 3 alasan mendasar kenapa manusia tidak dapat bernafas dalam air.

Lalu, Berapa rasio minimal kandungan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia??

1. Manusia dapat bernafas secara normal dengan kandungan oksigen 19,5-23,5 persen.

2.  Jika Oksigen di rentang 16 % dan terlibat dalam aktivitas fisik, respirasi manusia akan terganggu akibat dari sel gagal menerima oksigen yang dibutuhkan dalam melakukan aktivitas

Jika turun ke 14%, Tubuh akan mengalami kelelahan akibat terjadi ketidak setimbangan antara kebutuhan oksigen di setiap masing-masing sel tubuh.

Jika di bawah 6%. Manusia tidak akan bisa bertahan dalam kondisi ini.

Bagaimana jika Kandungan oksigen berlebihan??

Jika kandungannya sedikit diatas normal, tidak akan berbahaya bagi manusia. Namun, mudah memicu kebakaran dan ledakkan. Akan tetapi, jika kandungan Oksigen terlalu tinggi dapat menyebabkan oksidasi radikal bebas terbentuk yang dapat menyerang jaringan dan sel tubuh manusia.

Terimakasih  

Pria mochi yang suka bergalau, suka main, rajin, baik sama orang, tidak sombong, n suka menabung... Ahahahaahahasiiiiaappp :D

11 komentar

Gile tong ! Ilmiah banget jawabannya??

Wkwkwkwk



*salim*

ehh riza Ya Allah.. Kangen gue.. wkwkwk

Pertanyaan receh dengan jawaban scientific yang sangat mendalam wkwkwk

Kalo aku ditanya kenapa manusia tidak bisa bernafas dalam air, bakal jawab "Karena bukan ikan"

Misteri terpecahkan, penasaran hilang, tak ada pertanyaan tambahan. Hahahhahaha

#pemalas

wuhuuu baca postingan kayak nonton video youtube di chanel2 science...

Mantap kali nih Bang jawaban ilmiahnya,,.

Sama gue nggak salim Om Rizaaa

karena hanya ikan yang bisa bertahan di air

Wahhh berarti yang menyelam sangat lama itu menahan nafasnya didalam air yaa, soalnya ia tidak menggunakan alat bantu apapun.. Tapi keren bisa bertahan selama itu;

Aquaman juga bisa hahahaha

Terus, deni manusia ikan kenapa bisa bernafas dalam air, yach ?.
Duh, udah tau cuma kisah dongeng masih tanya juga .. hahaha

Dipikir-pikir, hebat juga penyelam alami ya .. sanggup ngga bernafas sekian lama.

Udang juga bisa looh ..

Xixixi

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon