Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kepergian yang Tersayang

The reason why I wrote this, is because....

Gue pengen punya sesuatu as a reminder maybe, bahwa gue pernah berada di posisi ini dan mungkin bisa jadi salah satu A day to Remember sekaligus pembelajaran khususnya buat gue pribadi.

Kisah tentang peristiwa yang berlangsung sangat cepat, bahkan terlalu cepat!!! yang benar-benar memukul gue layaknya seperti palu yang menghantam keras kepala gue.

Gue nggak tau apa yang terjadi tapi gue ingat betul hari itu, tepatnya tanggal 4 Maret 2021 di mana rumah hanya ada gue sama bokap. 

Hari itu adalah jadwal gue libur. Kegiatan liburan gue nggak pernah jauh dari kegiatan menggambar, atau ngeblog di dalam kamar. Sungguh, gue sama sekali nggak ada pikiran apa-apa karena hari itu berjalan seperti biasanya.

Gue turun dari kamar jam 7 pagi. Di bawah seperti biasa ada bokap dengan sajian TV khas Indosiar kegemaran beliau.

Biasanya percakapan selalu gue mulai dengan "Hari ini mau makan apa???"

Yah semenjak Ibu tiada, dan Mba ikut dengan suaminya. Urusan rumah kami atur bersama dengan dibantu oleh Mba Yani yang datang setiap hari untuk membantu beberes rumah dan bantu ngurusin bapak semisal gue pergi bekerja.

Bokap memang sudah sakit sejak lama. Sejak awal tahun 2020 gejalanya sering muncul dan datang bergantian. Sudah lebih dari 6 kali sejak sakit pertama, beliau bolak-balik dirawat di rumah sakit di era pandemi seperti ini.

Tapi gue masih ingat betul akan semangat beliau yang selalu berupaya tersenyum di hadapan gue.

Gue sebagai anak bungsu, sekaligus yang terdekat selalu berupaya untuk kesembuhan beliau. Yah walaupun gue tahu penyakit beliau bukanlah sesuatu yang bisa secara ajaib sembuh. Tapi gue percaya bahwa mukzizat itu nyata. Jadi gue sama bapak selalu berusaha dari segala sisi, mulai dari pengobatan modern hingga tradisional. Dan gue rasa cara itu berhasil.. Gue bisa merasakan perkembangan beliau seiring waktu berjalan.

Sepanjang akhir tahun 2020 gue merasa kesehatan beliau semakin membaik. Catatan dari dokter pun baik. Bahkan beliau sudah bisa melakukan kegiatan seperti biasanya. Gue sebagai anak hanya selalu mengingatkan untuk tidak terlalu capek dan mengontrol pola makan beliau. At least apa yang disarankan sama dokter sebisa mungkin selalu gue ingat dan gue lakukan.

Tapi semua yang terjadi di tanggal 4 maret kemarin itu pukulan terberat buat gue. Semuanya terjadi secara tiba-tiba dan tanpa aba-aba.

Gue sama sekali nggak pernah kepikiran kalau akan terjadi seperti ini. Karena Pagi itu, kita masih ngobrol seperti biasa, Bahkan gue masih bisa tertawa dengan candaan pertanyaan yang sering beliau tanyakan "Kapan Nikah, Dekk??" yang sering banget gue jawab "Kalau nggak sabtu yah minggu!!" sambil meletin lidah.

Yah, gue bisa merasakan kalau sudah lama beliau mengharapkan gue untuk segera menikah. Mungkin beliau sudah tahu kalau waktunya sudah dekat, dan beliau khawatir dengan kondisi gue yang selalu sesak nafas ini tidak ada yang mengurusi. Tapi sudah lama gue selalu bilang ke beliau buat nggak usah pusing mikirin itu. Toh jodoh nggak akan kemana dan Bayu pasti menikah suatu saat nanti...

Hari itu berjalan seperti biasanya. Kita makan pagi dan siang bersama. Ngurusin pohon bersama, nguras kolam ikan bersama hingga siang menjelang. Bahkan gue sempat lihat beliau istirahat tidur siang di kamarnya.

Tapi tiba-tiba di sore harinya sekitar jam 6 sore, beliau mengeluh kalau kepalanya sakit. Gue tensi pun tekanan darahnya biasa. Normal. Hasil Oximeter pun biasa.

Kemudian gue suruh beliau untuk istirahat dan minum obat....

Selesai Solat Magrib, gue pun kembali ke kamar beliau. Gue melihat beliau sedang terduduk di atas kasur. Gue tanyakan keadaan beliau. Tetapi jawaban beliau yang bikin seluruh badan gue gemetar.

Beliau bertanya ke gue "Kamu siapa???"

Jujur, Pertanyaan itu yang membuat seluruh badan gue terdiam dan gemetar.. Awalnya gue sempat mengira kalau beliau sedang bercanda, mengingat gue sama beliau yang memang hobinya selalu bercanda. Tapi melihat dari pandangan matanya, gue bisa tahu ada sesuatu yang salah.

Gue bingung sebingung-bingungnya... Gue langsung berlari ke tetangga samping rumah untuk meminta bantuan.

Saat itu omongan beliau sudah mulai ngelantur. Topiknya mulai nggak jelas dan nggak nyambung. 

Di depan rumah, gue melihat tetangga-tetangga gue mulai berdatangan.. Gue sama Om Iwan pun buru-buru pergi ke rumah sakit. 

Selama di perjalanan gue memeluk erat beliau, bahkan sentuhan tangannya yang dingin masih terasa hingga sekarang.

Di Rumah Sakit beliau sudah tidak sadarkan diri. Dari mulutnya pun sudah keluar busa. Selama sakit, gue belum pernah melihat keadaan bokap seperti ini. Beliau akhirnya dibawa masuk ke UGD rumah sakit, dan satu jam setelahnya gue dapat kabar kalau beliau sudah pergi untuk selama-lamanya...

Saat mendengar itu, Mulut gue membisu. Hati gue berontak seakan tidak percaya. Om Iwan langsung berlari memeluk gue erat, gue berontak dan menangis sekencang-kencangnya hingga semua pandangan terasa gelap.

Saat terbangun, Gue mendapati diri gue di sebuah ruangan dengan selang yang menempel di hidung. Kata Om Iwan gue pingsan, dan mengalami kesulitan bernafas. Gue hanya terdiam kaku dan berharap kalau semua ini hanyalah mimpi.

Tapi Takdir sudah berkata....

Pandemi memperparah semuanya. Prosedur harus dilakukan termasuk Tes PCR ke Almarhum dan gue. Mbak gue saat itu memang sudah 4 hari yang lalu kami diberi kabar kalau dia dan suaminya positif Covid. Jadi dia sedang menjalani isolasi mandiri.

Gue nggak tau bagaimana perasaan dia saat begitu mendapati kabar duka dan nggak bisa hadir di tengah-tengah prosesi terakhir, bahkan hingga sekarang pun gue belum bertemu dengan Mbak gue dan suaminya. 

Jadi sejak awal semua urusan dibantu oleh tetangga gue...

Keluarga besar dari Jawa tiba lusa harinya. Karena Pandemi harapan bisa memakamkan beliau di samping Ibu tercinta di Magelang harus pupus.  

Bagaimana keadaan gue???

Gue menghabiskan waktu di kamar seharian setiap hari. Gue bisa melihat setiap wajah yang hadir untuk menjenguk gue yang selalu disusul dengan tepukan tangan di bahu gue. I Can't say anything, only smile a bit..

Gue menutup hati ini dalam-dalam. HP sama sekali nggak gue pegang. Setiap malam gue kunci pintu kamar mencoba menahan untuk nggak meratapi kepergian beliau.

Setiap pagi gue turun ke bawah mencoba untuk memalsukan setiap senyuman kepada mereka sudara-saudara gue. Sebuah upaya untuk menunjukan kalau gue nggak papa. Karena jujur, Gue mengharapkan mereka semua untuk pergi. I don't know why.... Gue hanya ingin sendiri saat itu..

Hingga akhirnya hari ke-8 mereka izin ke gue untuk berpamitan pulang. Yah, walaupun sebelumnya mereka bertanya ke gue "Apakah nggak papa meninggalkan gue seorang diri di rumah??" 

Awalnya gue berpikir kalau kepulangan mereka bisa membawa ketenangan ke gue. Tapi ternyata gue salah, The Darkness came and took over..

Suasana sepi yang menyelimuti rumah malah semakin menjerumuskan gue untuk berlarut-larut ke dalam kesedihan. Gue terus-terusan menyalahi diri gue seandainya gue bisa bergerak cepat saat itu. Gue mencoba mencari sesuatu sebagai pengalihan dan penghiburan diri. Tapi ternyata nggak ada satupun yang berhasil...

Gue bahkan masih ingat kejadian gila di suatu malam, sewaktu gue duduk di amben di teras atas. Dengan pandangan kosong dan video youtube yang berputar tanpa suara yang sama sekali nggak gue tonton. Gue nekat untuk menghisap rokok yang jelas-jelas bakal ngebuat asma gue kambuh. 

Gue menyakiti diri gue sendiri dengan membiarkan sesak nafas yang gue rasakan dengan dalih agar bisa merasakan sakit yang lebih. Hingga akhirnya sisi waras gue hadir dan memaksa gue untuk mengambil inhaler... Kemudian gue tertidur di amben teras hingga pagi menjelang.

Gue nggak mengerti apa yang terjadi sama gue. Gue benar-benar Lost dan seperti orang gila. Mood gue naik-turun. Tapi yang jelas gue merasa apa yang gue lakukan ini salah.. Akhirnya gue memberanikan diri untuk konsultasi ke ahli. Ibu Wardiah namanya. Beliau merupakan psikolog yang gue pilih secara random. She and her magic words yang akhirnya membuka hati gue perlahan..

Gue mulai kembali ke realita. Mencoba mensyukuri sisa-sisa yang gue punya..

Sepertinya Tuhan mengerti apa yang gue butuhkan, Ada satu kejadian yang benar-benar mengejutkan terjadi yang membuat gue semakin bersyukur dan tersadar ternyata masih banyak orang sekitar yang peduli sama gue.

Sewaktu gue tertidur di kamar gue. Betapa kagetnya gue mendapati pintu kamar arah ke jemuran digedor seseorang jam 8 pagi. Saat itu, gue bingung bukan main. Antara takut ada maling atau apa, karena posisi kamar gue ada di lantai 2. Tapi pas gue intip dari jendela, gue kaget banget..

Toni, salah satu sahabat kuliah gue berdiri di balik pintu. Dia rela datang jauh dari Jakarta dan manjat pohon jambu rumah kosong sebelah rumah gue, melintasi tembok berduri buat masuk ke teras atas rumah gue.

Sewaktu gue tanya, dia marah-marah sambil nempelengin kepala gue karena udah ngacangin pesan yang ternyata dia sama si Andre udah kirim sejak tanggal 4 kemarin... Rupanya mereka khawatir karena nggak biasanya gue nggak balas pesan.

Tapi gue bersyukur kehadiran merekalah yang membawa gue balik ke realita. Mereka nemenin gue selama 3 hari hingga hari pertama kerja gue tiba... 

Kegiatan kita hanya dihabiskan dirumah saja. Namatin serial WandaVision yang temanya kebetulan sama tentang seseorang yang bisa gila dalam menghadapi sebuah Griefing.

Gue akhirnya sadar kalau sekarang beliau sudah berada di tempat yang terbaik, bahkan lebih baik kondisinya bila dibandingkan gue.. Hidup harus tetap berjalan, kepergian seseorang yang kita cintai bukanlah sebuah akhir. 

Yes, you can cry about it... Please, Take your time but don't forget you have someone that actually cares about you.. Tell them that you need them because this too shall pass...

Terimakasih gue ucapkan buat semuanya... 

Bayu13K
Bayu13K Pria mochi yang suka bergalau, suka ngemil, suka ngedekem di kamar, suka ngegambar, suka melamun, dan kadang cheesy. Hahahah

79 komentar untuk "Kepergian yang Tersayang"

  1. Semangat bagayugukun... you got us!! Ntar wisuda gue yg nemenin.. kan lo lulus dluan kayanya.. hahah 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahahaha 🀣 Ton lu ngapain dimari coba... okee deh siap.. jangan geh masuknya kan bareng2 masa keluarnya nggk bareng2.. *ambigu nggk sih?? Wkwkw.

      Hapus
    2. Langsung gue balas dut.
      Yg 2 semester berturut2 cumload siapa yah.? πŸ˜’
      Btw falcon and winter soldier udh mau release dan selesai episod terakhir tgl 23 april. Kayanya April kita bakal kesana lagi.. pas banget puasa nggk sih dut?

      Hapus
    3. Wiiihhh online tah???
      Heeehh penting banget infonya 🀫🀫.
      Yooo, ditunggu.. iyahh pas banget puasa. Awal puasa tanggl 12 kalau nggk salah.

      Hapus
    4. Semalem bacanya buru2 dut. Cuma baca pas bagian guenya doang. Ha. Tapi sumpah kemarin tuh tetangga lu nyeritainnya agak lebay dut.

      Gua sama Andre kan awalnya bingung WA di grup, lo kaga muncul2 smpe 2 minggu. Terus sekalinya muncul ngabarin kabar duka. Yaudah kita langsung kesana.

      Terus pas udah sampe. Pintu rumah nggak ada yang buka. Tetangga lo bilang kalau bayu udah lama kaga keluar rumah, udah beda pokoknya, jarang ketawa lagi katanya. Soalnya biasanya di gang yg paling cerewet itu elo...

      terus nyeritain pas lo masuk RS itu, makanan yg dikirim tetangga juga kadang masih ngegantung di pagar.

      Lah kita langsung mikir nih anak semaput apa ya. Yaudah gue langsung naik aja. Anjirr, pohonnya udah mana banyak semutnya.. gue kaga kebayang kalau semisal masa depan gue ketusuk kaca tembok kemarin. Haha.

      Eh ternyata dia lagi asik2an tidur dikamar dingin -__-. Kaga ngerti kalau temennya khawatir. Gobvlk sumpah πŸ˜….

      Kesel gua liatnya..

      Bukber bareng berarti.

      Hapus
    5. Kan gua udah bilang, dobrak aja pintunya. Eh elu malah nekat manjat. Yaudah gue cuma bisa moto sambil "ayo2" doang. Wkwk

      Hapus
    6. Bisa2nya ngumpul dimari semua. Elu yang dobrak biar digebukin sekampung.
      Si gendut emang nyusahin pung. Liat besok kita balas dendam pokoknya.. PH, Jco, mi ramen its all on you!!

      Hapus
    7. What can we do about it, huh? πŸ₯²
      Ide bagus, tambahin juga martabak manis keju jumbo, sama martabak telor..

      Hapus
    8. Hahah... rameee beuuuddd...
      Udahlah hush2 sana pergi.. mamangnya mau gawe..
      Kalian gue beliin semua, nggak habis gue pites yahhh? πŸ˜ͺ

      Hapus
    9. Siap!! Lagian gue kan nggak puasa. Jadi bisalah mesennya dari siang.. wkwk πŸ˜›

      Dut, kalau blogger Mba Eno itu alamatnya apaan? Haha. Kalau mau masuk ke circle bloggger kalian nggak harus punya blog kan yah?

      Hapus
    10. Wahhh pelanggaran namanya. Terus kita suruh ngeliatan lu makan gtu ya.

      Astaga ni anak. Lu kan bisa japri langsung ke si gendut ploy. Tapi di laman Sahabat Blogger si gendut ada pung. Alamatnya kalau nggak salah cremeno.com

      Maaf mba Eno, temen saya kadang suka miring soalnya.

      Hapus
    11. Emng gua salah ya? Gua kan cuma nnya. Haha. Biar ini blog banyak komentarnya.

      Gua jadi keinget sewaktu pas ending scene wandavision pas si wanda sama vision berpisah.. 🀣 pas gua ngadep ke belakang eh si gendut udah banjir sesenggukan.. 😁

      Hapus
    12. Iyah, terus langsung elu matiin, sama ganti ke film frozen.
      Sumpah kocak banget.

      Nggk kerja tah pung?

      Hapus
    13. Kerja njir. Ini gua udah dikantor.

      Ton, *gua baru nggeh kalau nama lu sama kaya nama Iron man, haha* mobil gua masih bunyi grok-grok ni.. Kayanya masalahnya ada di bagian koplingnya Ton.
      Ntar sore ke rumah y.. cek'in, gua beliin makan. Ok bro??

      Hapus
    14. Kalau nasi padang nasi padang lagi sih ogah.
      Udah sih jual aja pung.
      Pindah grup aja ndre! Nggk enak udah kebanyakan soalnya kita ngerusuhin blognya si gendut. Hahah.

      Hapus
    15. Wahh rame sekali yah anda2 semua. Andre suruh jajan sndiri pokoknya mah... hahah 🀣

      Hapus
    16. Si Andre nyusahin dut. Puyeng gue!

      Hapus
    17. Emnk tuh orang.. malah ngeksis coba di blog sebelah.. hahah 🀣 sksd'nya pinteeerr banget dia.

      Hapus
    18. Biasalah. Kalau urusan ngomong juara dia mah. Ntar kalau giliran presentasi babibu.
      Ini gue lagi dirumahnya dia, benerin mobil yg nggak ada ujungnya.. Astaga.! Riweuh banget sumpah. Bayarannya mana cuma nasi goreng. Wk.

      Hapus
    19. Presentasi mah paling gini "dut, gue bagian perkenalan aja yah...?"Wkwkwkw...

      Dari zaman kapan itu mobil kaga bener2. Bukannya dibawa ke bengkel malah minta tolong orang amatiran.. hahah *upss. 🀣🀣

      Hapus
    20. Mentang-mentang akun baru sekarang kalau ngomongin orang enak ya. Pantesan ini anak gua perhatiin malah asik main hape.

      Ton, kaga ikut main blogwalking kaya gue gerusuhin blog orang2..?? Wk.

      Hapus
    21. Haha. Orangnya udah datang, pindah grup dut.

      Kurjar! Nggak ingat yg ngajarin mobil siapa.

      Kagalah, malu gue!

      Hapus
    22. Sumpah blog gue isinya jadi nggk berguna gini. 🀣🀣
      Nggk penting sumpah pembahasannya.. ngespam aja. ​

      Ohh iyahhh. Hahaa. Sorry, you da best pokoknya..

      Ndre dari kapan tahun gue suruh bikin blog, kaga dibuat2..!

      Hapus
    23. Barengan dut. Gua buat satu smpe lima artikel terus gua kirim ke lu. Terus lu post di blog lu..? How?

      Hapus
    24. Sok Ndre kalau jalan mah... hahah. Oh oh, atau gue tantang lu ikut CR Challenge 3 semisal beliau ngadain lagi. Lu kan udah kenal sama Mba Eno, nah izin aja mau ikutan tapi pake Blog orang.. ikut ngeramein aja sekaligus branding artikel pertama. Haha 🀣🀣🀣. Ntar email lu gue undang sebagai penulis di blog gue?? How??

      Hapus
    25. Gila lu ndro! Tapi boljug idenya.

      Hapus
    26. Semoga Mba Eno baca ya.. haha 🀣 kalau nggk, lu ntr izin sendiri pas diadain lagi.

      Hapus
    27. Gue sih nggak yakin.. πŸ€” tapi yah let's see. Lu buat artikel 1 aja, gue traktir dah pung! Traktir donut on your cheat day. How?

      Hapus
    28. Okay Challenge accepted.! Heat On pokoknya. . . Gua screenshoot'in ini dulu. Buat bukti.

      Hapus
    29. Biciiiikkk... 🀫😏 nggk ikutan bayarin netflix gue buldep.!!

      Hapus
    30. Bayarin paket internet gue bulan depn juga Pung!

      Hapus
    31. Dut, tapi tadi gua baru lihat ini skema challengenya gimana di Blog Mba Creameno. Ternyata temanya udah ditentuin ya?

      Hapus
    32. Ya kalau nggak ditentuin namanya bukan challenge bambang! Yes, my prize is already near! Wk.

      Hapus
    33. Bner juga. Wk.
      Haha. Lihat nnti. Kalian yg bakal menyesal.

      Hapus
    34. Otot doang yang digedein, otak mah dol. Udah karatan. Paling ya nnti pas nulis baru satu paragraf udah nyerah. Wk!

      Hapus
    35. Kampvrett..! Gelut la! Gue tunggu gerbang kantor! 🀨

      Hapus
    36. Tauuu ahh gelapp... πŸ˜ͺ

      Hapus
    37. Selamat buat 3.82 nya. 🀣

      Hapus
    38. Ndre!! Jangan disini. Malu otong!! Ya Allah.. gue aktifin moderasi komentar lah.. πŸ˜‚

      Hapus
    39. Dihh merendah buat meroket.
      Nggk papa dut!! Biar banyak komentarnya. Biar orang2 pada tau IP lu cumload. Anjay 2 semester cuk. Mana cuma the only one lagi.

      Hapus
    40. Sudah kuduga dari awal. Diam2 menghanyutkan emnk ini anak..

      Hapus
    41. Yoi bro. Kaget banget pas gua baca hasil nilai UAS fisika dasar 2. Paling atas Bayu Kurniawan 92.. gila! Yg lain 70, 60, 62, 59, 62, 55.. hahah. Pukpuk lah buat lu Ton..

      Hapus
    42. Hei. Lu juga ya. Ever worse than gue. HahaπŸ€” tapi dosennya emang paling niat pung. Bisa2nya bikin soal smpe 20 jenis biar kita nggak bisa saling contek.

      Hapus
    43. Let it go aja lah. Santai.. wk.
      Tapi kena remed dol. Besok ke rumah gendut la yuk. Tapi tu anak masih kerja si ya? Susah anak shift mah. Weekend2 geh kerja.

      Hapus
    44. Iya tu anak masih kerja besok. Atau kita berangkat sore aja, biar malam sampe. Tapi jadinya sebentar doang disana. Tau sndiri kamar si gendut banyak setannya. Kalau nggak mager2an dulu mah kurang afdol!
      Atau kita cuti bisa cuti aja Ndre? Si gendut kayanya mulai masuk hari selasa.

      Hapus
    45. Heii japri bisa ya...? Malah dimari.
      Mau kerumah? Kuy kuy kuy.. tapi pohonnya udah ditebang Ton. Gegara lu tuh dipanjat jadinya ditebang kan?πŸ˜…

      Ke rumah aja ntar soalnya biar gue bantu.. gampil itu mah.. wkwkw πŸ€£πŸ˜…πŸ˜… 20 menit geh kelar.. *ajegila..

      Hapus
    46. Biar dut.. we never stop until 100 komentar. Wkwk.
      Oke Ton.. deal ini ya? Cuti? Tapi lu nggk cuti gua tetap cuti si.

      Dut siapin makanan. Besok pagi gua tak lari, biar malam bisa cheating.

      Hapus
    47. Yaelah mau makan aja ribet banget aturannya.. YOLO Ndre, YOLO.!! Gendut nggk papa.. itu badan gelemberin dikit lah.. wkwk🀣🀣 dikencengin mulu. Biar apa coba. Cewek geh nggak punya.! Cewek tuh senengnya sama yg chubby... yg gemoy sama gelay.. wkwk

      Hapus
    48. Yola, yolo. Justru karena YOLO ini gua latihan. *asik. Burpee tiap pagi.
      Elu tuh gemoy, tidur aja kerjaanya geh.. haha. Kalau gemoy gampang ditindas dut. Nggak inget kejadian tahun lalu. Itu Si Riris. Wk. Tapi gua nggak mau cerita lah takut diamuk. Ntar fisdas gua nggak kelar.

      Hapus
    49. Pung. Ngereta lagi aja kah? Jangan bawa mobil lah. Nggak enak sama tetangganya bayu. Kalau ngereta entar biar gonceng tiga lagi kaya kemarin. 🀣

      Bruakakakak. Masa2 suram itu mah. Kasian gue ngeliat si gendut sampe ketakutan gitu.

      Hapus
    50. Jangan geh malu. Itu mahh salah paham doang.. cowonya aja yg being overprotektif. *malah gue yg buka kartu🀣🀣*

      Nggak lahh kalau gonceng bertiga mah.. ngegojek aja gimana?? Atau gue jemput pke mobil tapi ketemu di jalanan sebelum tanjakan itu yg deket sama mamang nasi goreng. Pindah japri ajalah.. udah kepenuhan blog guenya sama isi komenan kalian yg nggak penting ini.. πŸ˜’πŸ˜’πŸ™„

      Hapus
    51. Belum 100 dut.
      Lagian gimana mau udahan lunya sendiri aja masih nanggapin geh.

      Hapus
    52. Jauhnya mamang nasi goreng. Lagian gimananya. Orang udah latihan kemarin muter2 tiap malam masa masih nggak bisa, besok ganti matic aja. Ngegaya pake gigi segala..
      Yowis pindah Ndre. Jangan disini. Nggak enak sama temen2nya si gendut. Besok lagi aja kalau rilis artikel baru. Kita siap mengguncang kembali. Wk.

      Hapus
  2. Turut berdukacita atas meninggalnya ayah mas Bayu, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan diberikan tempat yang baik.

    Memang kepergian orang tercinta selalu memukul hati mas Bayu, yang sabar ya.

    Aku juga akhir-akhir ini jarang ngeblog karena lagi sibuk mengurus orang tua. Memang benar karena korona ini semuanya jadi kacau balau, orang sakit disana diperiksa secara ketat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mas Agus.. terimakasih banyak buat doanya.
      Semangat yah mas. Semoga orang tua Mas Agus selalu sehat.. Amin...

      Iyah ribet banget mas. Corona merubah semuanya.

      Hapus
  3. Aku merinding pas baca yg bapak ditanya tapi seperti ga mengenali :(. Aku keinget almarhum papa mertua yg mirip begitu, ga mengenali di beberapa jam sebelum kepergian beliau :(.

    Ikut sedih ya mas Bayu.. biar gimana, kepergian orang tua itu pasti selalu berat kita rasain. Aku ngerti banget. Apalagi kalo udh inget ketika mereka masih sehat dan msh bisa ngejagain kita.

    Tapi memang yg namanya jodoh, rezeki dan maut, itu udh hak prerogatifnya yg Maha Kuasa. Seberat apapun kita ngerasain nya, ga ada yg bisa dilakuin lagi. Ga ada yg bisa disalahkan, Krn semua udh tertulis di takdir. Yg kuat ya mas :). Berat pasti... Tapi pelan2 pasti bisa ngelewatin nya... Bersyukur kamu juga dikelilingi temen2 yg mau jauh2 datang kayak Toni :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mba Fanny.. Terimakasih juga buat supportnya sama kirimannya. Ya Ampunnn Saya bersyukur banget dikelilingi sama orang-orang baik.

      Iyah Mba Fanny, perlahan tapi pasti.. Seperti yang Mba Fanny bilang selalu bawa dalam doa. . Iyah bersyukur banget punya sahabat seperti mereka.. Ternyata perjumpaan satu tahun lalu ada makna tersendiri buat kehidupan saya...

      Hapus
  4. Bayu...

    Kesedihan itu akan selalu ada di hati dan kita akan hidup dengan semua kenangan itu. Berat, yap sangat.

    Tapi, saya yakin mas akan bisa melewatinya.

    Saya tidak bisa menghibur banyak karena kata apapun tidak akan pernah ada yang bisa mengobati rasa kehilangan. Saya tahu persis itu. Tetapi, saya belajar kalau waktu nanti yang akan menyembuhkannya.

    So, berikan waktu untuk hati dan diri menata kembali yang porak poranda yah. Tidak perlu merasa bersalah untuk bersedih, tetapi jangan lupa juga tugas sebagai manusia kita belum selesai.

    Ingat sajah, You'll never walk alone.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Pak Anton terimakasih banyak...
      Insha Allah semuanya berjalan lancar, bayu punya semua dukungan yg dibutuhkan. Heheh

      Yah mungkin terkadang masih ada satu atau beberapa momen dimana selalu terdiam dan merasa kangen. Tapi nggk papa. Karena ini bukan sesuatu yg memang harus dilupakan.

      Selalu tak usahain buat dibawa dalam doa.

      Hapus
  5. Tetap semangat dan usahakan selalu berpikir positif ya, Mas. Bukan berarti gak boleh sedih. Sedih itu manusiawi. Bamun, berusahalah bersedih secukupnya sebab hidup ini terus berjalan. Gak peduli kita kayak gimana. OK?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mba Agustina.. terimakasih yah.. pasti kok.. sebisa mungkin berpikiran positif.. hehe

      Hapus
  6. My deep condolence for you mas bayu :(
    Tulisan ini dalem banget. Bikin saya bener2 nyadar, kalau apapun bisa terjadi tanpa notifikasi.

    Btw, tanpa saya sadari hari sabtu minggu lalu saya kirim proyek postcrossing kita, mohon maaf kalau isinya mungkin kurang patut untuk kondisi mas bayu saat ini.

    I don't thing I can say any good thing to soothe you, because nobody can be in someone else's shoe no matter what. But, I really hope you can overcome this storm. God never puts someone in a difficult condition beyond his/her capacity and He will make you stronger for sure. InsyaAllah 🀲

    BalasHapus
    Balasan
    1. Its okay Mba Hicha. InshaAllah I'm in great condition right now.. Thanks to you dan teman2 blogger lainnya yg selalu memberikan dukungannya. Hehe

      Sehat selalu buat Mba Hicha dan keluarga juga.. btw, PostCrossing saya malah belum sama sekali saya kirim. Kemungkinan hari senin besok.

      Hapus
  7. Mas Bayuuu... Baca tulisan ini sedih tapi juga lega karena Mas Bayu sendiri udah mulai bangkit lagi.

    Sepaham sama Mas Anton, kata-kata hiburan apapun ga bakal cukup buat ngobatin rasa kehilangannya Mas Bayu, but I believe time will heal 😊

    Aduh maafin ga sengaja baca convo-nya Mas Bayu dan sahabat-sahabatnya di atas, tapi kerasa hangatnya. Memang di masa-masa kesepian gini, punya sahabat baik tuh berasa anugerah sendiri yaa... 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Eya.. iyahh berkat kalian semua... love love pokoknya.. hehe

      Sependapat juga saya sama Pak Anton. Hehe. Yah emnk sulit tapi yah tetap punya tanggung jawab buat tetap jalanin hidup..

      Iya Maaf ya Mba Eya.. Jadinya keramean menurut saya.. isinya penuh dengan 2 orang itu. πŸ™„ pengen tak usir tapi kaya jelangkung balik lagi balik lagi.. haha. 🀣 tpi saya senang juga sih diramein sama dirusuhin..

      Hapus
  8. Bayu, Apa kabar nya? Semoga selalu sehat yah 😊

    Beruntung sekali punya teman-teman yang perhatian dan ada disaat kita lagi down seperti temen-temennya Bayu.

    Jadi teringat waktu ada salah seorang teman yang sedang berduka. Saya gak tau gimana menghiburnya. Saya cuma terpikir ngajak temen saya itu ke tempat yang kita bisa diam tanpa perlu ngomong untuk waktu lama, yang penting dia gak merasa sendiri ada saya disitu. Dan begitu aja berulang-ulang setiap saya ngajak jalan sampe dia bosan sendiri πŸ˜‚.

    Dan Time is not healing menurut saya, tapi waktu yang merampas kesedihan kita dengan kesibukan. Ketika kita mulai sangat merindukan orang yang telah meninggalkan kita maka luka itu akan terbuka lagi. Tapi saat itu kita sudah bisa menerima bahwa apapun ketentuan-Nya adalah keputusan yang terbaik untuk Bayu dan khususnya bagi mereka yang telah pergi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Rini... Sehat Mba.. Mba sndiri bagaimana kabarnya??

      Iya beruntung banget Mba... ternyata di sekitar saya masih banyak yg peduli termasuk dukungan dari teman2 blogger juga.. terimakasih yah mba.

      Iyah mngkin itu alasannya kenapa akhir2 ini teman2 saya jadi agak cerewet mngkin karena mereka nggk mau ngebiarin saya merasa sendirian. *kayanya seperti itu. Hehe

      Iya benar juga mba. Kesibukan yg sbnernya mengalihkan pikiran kita sesaat. Akan tetapi legowo dengan keadaan juga pasti akan muncul dengan sendirinya.. karena pada dasarnya kita memang nggak bakal bisa benar2 move on. Hanya hati yg lebih kuat.

      Skrang lagi Persiapan menghadapi bulan ramadhan sendirian.. kudu Strong ! 🀩🀩

      Hapus
  9. mas bayu turut berduka cita, aku berkaca kaca pas part tengah, jadi keinget almarhum bapak aku yang juga sebelumnya ga ada firasat apa apa. Pas kecelakaan pun aku berharap ada mukjizat.
    yang tabah mas bayu ya, pasti berat. tetep semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Ainun. Terimakasih..
      Mba juga ya. Yg kuat dan semangat... selalu bawa doa seperti yang Mba Fanny pesankan kepada saya.

      Hapus
  10. Aku berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergianya alm papa mas Bayu...
    Semoga almarhum.papanya mas Bayu diterima semua amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi yang paling baik di sisi Allah SWT. Mas Bayu nggak perlu merasa bersalah sebagai anak mas Bayu selama ini sudah merawat alm papa nya dengan semaksumal mungkin. Ini semuanya sudah takdir Allah, bahwa sudah saatnya alm.papanya mas Bayu dipanggil kembali ke pangkuanAllah. Di sana alm papa nya sudah bertemu dengan alm mamanya mas Bayu.. mereka sudah bahagia di sana...Mas Bayu harus kuat dan tegar, Tugas mas Bayu sudah selesai Sekarang tidak ada yang lebih baik selain selalu mendoakan kedua orang tua nya.
    Beruntung mas Bayu masih punya sahabat-sahabat yang baik dan perhatuan seperti Toni. Berusaha sering ketemuan sama Toni biar merasa terhibur .
    Tetap semangka eh semangat ya mas Bayu..
    Jaga kesehatan selalu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin terimakasih buat dukungannya yah Mba...
      InshaAllah semuanya akan baik2 saja..
      Alhamdulillah saya selalu dikelilingi orang2 yang benar2 peduli... πŸ˜„

      Hapus
  11. Halo mas Bayu, lama nggak buka blog dan main kesini, sekalinya main dapat kabar duka😒

    My deep condolence for you ya mas Bay, semoga dalam kondisi apapun mas Bayu selalu diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesehatan yg berlimpah. Ikut bersyukur rasanya bisa dipertemukan dengan sahabat yg betul-betul caring🀧

    I believe no matter what happen in the future, the pain will heal itself. Pokok'e semangat, mas Bayu!!πŸ”₯πŸ’ͺ🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Its okay Mba Awl...
      Aminn Mba.. terimakasih yah buat doa dan dukungannya.. ehehe

      Siap mba. Always semangat...

      Hapus
  12. bayuuuuu....dirimu lama ga ada kabar tau tau mba mbul main blognya dapat kabar begini...ya Alloh...

    ikut sedih dan berduka ya bayu. Tapi insyaAlloh bapak sudah berada di tempat terbaik di sisiNya. Mba mbul juga abis balik dari kampung ngurus 40 harian kakungnya bocahku mninggal pertengahan januari.februari baru rampung 40harian...

    mudah mudahan bayu bisa segera dapat jodoh juga seperti apa keinginan bapak ya...amin...

    speechless cuma bisa komen begini deh aku...insyaAlloh kuat ya bay...banyak teman teman yang sayang sama dirimu. Semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ndak apa Mbak Mbul.
      Iyahh terimakasih banyak mbak mbul.
      Aminn.. hahaha
      Semangat 45.. hehe

      Hapus
  13. saya tidak berkomentar banyak mas selain ikut berbela sungkawa atas kepergian ayahanda semoga diterima di sisiNYa amin
    tapi saya salut ke Bayu berusaha sekuat tenaga tetap tegar dan bertemu dengan psikolog
    semoga tetap kuat ya mas dan sehat selalu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh Mas Ikrom terimakasih banyak buat dukungan dan doanya..
      Mas Ikrom juga ya sehat selalu.

      Hapus
  14. Hai Bayu. Baru mampir ke mari. Padahal tau kabar dukanya uda dari sejak pengumuman di Kafe MM. So sorry telat ninggalin jejak :") and Turut berduka cita ya Bayu!!! Kehilangan orang yang dikasihi apalagi dalam waktu yang begitu cepat pasti rasanya .... Meski aku ngalaminnya ga secepat seperti yang Bayu alami, tapi aku kebayang perasaan Bayu saat itu. Tapi sekarang ayah Bayu sudah ga merasa sakit lagi dan sudah bahagia di surga sana. :)

    Aku pun turut bahagia liat percakapan duo sahabat Bayu yang begitu perhatian sama Bayu. Support you to keep strong and sane :)

    akhir kata *ceileh akhir kata uda kaya lagi pidato ya 🀣 semoga Bayu dan keluarga tetap sehat dan semoga Bayu bisa segera dapat pendamping yang bisa lewati hari-hari bersama. Amin. :)

    BTW BTW selamat ya ipknya mantep pol!! Apalagi nilai Fisika paling tinggi sekelas? Wow wow. Kalo aku jadi temen sekelas Bayu, pasti aku celetukin "wah si outliner yang bikin distribusi nilai jadi tinggi. huft huft" 😜

    BalasHapus