Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Ikan yang Kita Pelihara Cepat Mati??

Ngomongin tentang Ikan kuy...!! Hahaha πŸ˜‚πŸ˜‚

Fishyy 🀣

Sumpah, gue tuh kalau diajak ngomongin tentang hewan satu ini. Hati tuh berasa kaya langsung dipenuhi bunga-bunga surga sangking senangnya.. wkwk *lebay ya bu.. 🀣

Blogpost ini aja gue tulis persis dipinggir kolam sambil ngopi-ngopi ganteng di Sore hari *sembari nungguin jemuran kering 🀣* .. Ahhh Ikeh-ikeh kimochi pokoknya.. wkwk!! Sumprit, asik banget... bisa ngerasain hembusan angin sore, pemandangan oke sejauh mata memandang, suara burung saling sahut-sahutan, di depan ada tetangga yang lagi setel lagunya Happy Asmara.. Ahh The Simple Joy of Life 😊...

Celananya eksis yaa πŸ™ˆ

Oke. Back to the topic..

Pernah nggak sih kita bertanya-tanya kenapa Ikan yang kita pelihara itu cepat banget matinya πŸ€” .

Padahal Lifespan mereka. Sebut saja Ikan Koi bisa hidup mencapai 15 Tahun *ralat 100 tahun lebih lamanya atau Ikan Cupang yang bisa hidup hingga mencapai 5 tahun.

So why...?? Ikan yang kita pelihara dies so fast, malah nggak pernah sampai genap 1 tahun.. Cycle Aquarium kita selalu berputar di Ikan ganti baru akibat pada mati.

Well, Jawabannya simpel...

Their Poops πŸ’©.

Btw, tulisan ini gue tulis berdasarkan apa yang gue pelajari selama memelihara Ikan jenis Koi kurang lebih hmmm 1 setengah tahun?? Maybe. I don't know.. yang jelas sudah cukup lama gue memelihara mereka hingga mereka pindah ke kolam baru.

Kalau kalian ingat.. hahah *siapa elu bay πŸ˜‚.. Gue pernah nulis tentang Chiko. Ikan Koi pertama gue yang mati karena penyakit Sisik Nanas. Dan kejadian itu udah 1 setengah tahun lamanya.. 

Sebenarnya penyebab ikan mati itu ada banyak. Bisa dari infeksi bakteri, jamur, dll. Tetapi faktor penyebab yang paling dominan adalah Their Poops a.k.a kotoran mereka πŸ’©.

Whyy??

Poop ikan mengandung senyawa kimia beracun. Salah satunya Amonia atau NH3. Well, semua jenis poop makhluk hidup mengandung Amonia. Kalau kita yang hidup di darat, Amonia bisa dengan mudah dipisahkan. Sedangkan Ikan??? Mereka berenang bersamanya..

Bisa dibayangkan hidup dalam satu ruangan dengan kotoran sendiri. Hmm. It's not nice at all karena kandungan Amonia yang tinggi bisa merusak sistem pernafasan Ikan, bahkan merusak otak mereka 😒. 

Dan itulah yang menyebabkan ikan peliharaan kita cepat mati. Akibat Keracunan....

Oleh sebab itu ada ungkapan. "Jika hendak memelihara Ikan, Hal yang wajib kita pelihara adalah airnya πŸ’§..." Sekali lagi AIRNYA...

Karena sangat nggak mungkin kita membeli ikan dihari yang sama kita membeli Aquariumnya. Air yang jernih sekalipun bisa menjadi neraka bagi si Ikan. Mungkin kalian pernah mengalami Ikan yang mati satu persatu setiap harinya pada kolam atau aquarium baru. Kematian mereka bisa jadi akibat keracunan Amonia.

Lalu bagaimana kita bisa mengatasinya πŸ˜‰??

Di Sungai, danau, atau habitat alami mereka. Amonia bukanlah suatu masalah. Tuhan telah berbaik hati menciptakan satu mahkluk lain tak kasat mata yang memiliki tugas terpenting dalam kehidupan menyangkut soal dekomposisi.

Bakteri.. Yasshhh Bakteri 🦠. Sayangnya Ikan yang kita pelihara dirumah tidak memiliki akses untuk bakteri-bakteri ini tumbuh, kecuali....

Dalam memelihara Ikan. Ada istilah penting yang namanya Cycle of Nitrate.

Senyawa Amonia yang berasal dari poop ikan dan sisa pakan yang mengendap bisa menjadi makanan kesukaan bagi bakteri Nitrosomonas dalam berkembang biak. Mereka akan memakan kandungan amonia dalam air dan menghasilkan poop dalam bentuk senyawa Nitrit.

Senyawa Nitrit (NO2) masih berbahaya bagi Ikan. Namun, ada bakteri bernama Nictrobacter yang gemar memakan senyawa Nitrit dan menghasilkan poop dalam bentuk Nitrat (NO3).

Nah,, Nitrat ini yang nantinya akan dimanfaatkan oleh tanaman, algae, dan plankton dalam bertahan hidup dan akan menghasilkan Nitrogen sebagai poop mereka.. Keren ya 😱 ??

Sistem kesetimbangan inilah yang perlu kita capai demi menyediakan tempat hidup yang nyaman bagi si Ikan..

Lalu bagaimana caranya πŸ€” ??

Cultivating..

Bersyukur teknologi sudah canggih. Para peneliti telah berhasil menemukan cara mengkapsulasi bakteri yang dibutuhkan dan dijual dalam bentuk kemasan cairan atau serbuk.

Salah satu contoh produk Probiotik

Mereka bisa kita gunakan untuk mengkultivasi bakteri baik ke dalam tempat kita memelihara Ikan. Namun, agar sistem ini siap. Mereka (bakteri) butuh waktu untuk tumbuh. Minimal 1 bulan lamanya tergantung luas Aquarium atau Kolamnya. That is why kita nggak bisa membeli ikan dihari yang sama kita membeli aquariumnya karena airnya masih belum matang.

Jika sistem biologi ini sudah ready..

Barulah kita bekerja sama dengan bakteri untuk menjaga kualitas airnya. Seperti menyediakan sistem Filtrasi yang baik, pergantian air 20-30 persen setiap minggu, pemberian pakan ikan secukupnya (btw, jangan terlena dengan Ikan yang selalu cuap-cuap ke permukaan air minta makan.. hahah πŸ˜„)

Ini filtrasi Chamber pertama Kolam Koi Sederhana yang gue dan Brian bikin

Vitamin dan mineral

Semakin banyak yang ikan makan, tentunya kotoran ikan akan semakin banyak pula. Jadi, pemberian pakan harus dalam jumlah yang wajar. Sehari satu sampai dua kali dengan amount yang bisa dihabiskan si Ikan dalam waktu 2 menit. 

Dengan ini semoga upaya dan usaha kita cukup untuk bisa menyediakan tempat hidup yang layak bagi para Ikan. Karena sama halnya dengan kita, mereka punya hak yang sama dalam hidup. 

Jika kita sudah memutuskan untuk merawat mereka. Rawatlah dengan baik ya 😘..

Terimakasih yang sudah baca.. semoga bermanfaat.. 
Bayu13K
Bayu13K Pria mochi yang suka bergalau, suka ngemil, suka ngedekem di kamar, suka ngegambar, suka melamun, dan kadang cheesy. Hahahah

42 komentar untuk "Kenapa Ikan yang Kita Pelihara Cepat Mati??"

  1. Jujur ni ye Bay. Gua yang baca terpesona sama tulisan li kali ini.. I don't know why.. mngkin banyak orang yg bilang "yailah ikan doang, sebegitunya amat"

    Tapi baca ini gua tahu kalau lu termasuk orang yang Serius yang nggak main2 alias take things seriously. That's good 😊.

    Btw terimakasih buat Insightnya. Bahasa yang lu pakai meskipun kimia banget. Tapi bahasanya enak buat dicerna orang awam kaya gua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Btw lagunya Happy Asmara pasti yang judulnya Lemah Teles.. wkwk

      Hapus
    2. Hahaha.. Tumbenn muji2. Mau minta sesuatu ya?? wkwkwk πŸ˜‚πŸ˜

      Iyahh Lemah Teles.. wkwkw. diulang2 coba masa. gue smpe terngiang2. wkwk

      Terimakasih Juga Andre Kun yang udah bersedia baca.. wkwk

      Hapus
    3. Setuju sama Andrew!! Tiap kali lihat Bayu bahas ikan tuh aku bisa merasakan kalau Bayu beneran next level dan serius banget dalam memeliharanyaaa!! *Nggak perez dan nggak pengin minta apa-apa lho ini πŸ€ͺ*
      Di mata orang lain mungkin "ikan doang kenapa mesti rawat segininya" tapi kalau denger Bayu cerita ini itu soal ikan, wah gils banget sih, pokoknya bikin orang jadi lebih open minded soal memelihara ikan πŸ‘ I learned a lot from you, Bay!! Dulu aku pernah pelihara ikan dan sadar banget kalau meliharanya asal-asalan 😒 kasihan banget, sekarang merasa bersalah padahal udah terlambat 😒

      Hapus
    4. Buahahha 🀣🀣. Tapi nggak next level juga si Li. Kolam baru bikinan aku ternyata masih banyak errornya. Wkwk. Padahal harusnya sebelum buat kita belajar dlu desainnya.. wkwk 🀣 ini berbekal kesotoyan aku sama temenku. πŸ˜…

      Terimakasih ya Lia πŸ₯° semoga bisa diaplikasikan nanti semisal Lia mau memelihara Ikan Hias di rumah 😁

      Hapus
    5. Yeee dasar Bayuuu BoTAaaakkk.. wkwk

      Hapus
    6. Botak lucu nggak papa πŸ˜›πŸ˜› buahahah

      Hapus
  2. Weew mantap amat tulisannya Bay. πŸ‘
    Berrti unsur biologis jauh lebih penting dari pada filter (busa) yg biasa di taruh di atas aquarium itu ya?? Eh atau sama2 pnting..

    Gue mah masalah Ikan ini kaga paham. Tapi kalau abis ngeliat kolam lu di rumah. Mupeng juga gue. Wkwk.

    Btw, jadi ganti air secara keseluruhan tuh nggak bagus ya?? Soalnya selama ini gue lihat orang2 nguras kolam itu smpe abis.. πŸ€”

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahhahahha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      Hhmmm sama2 penting si Ton.. filter mekanis kaya sebagi pendukung gtu.. πŸ˜†
      Sbnernya biologi bisa kok jadi satu sama kolam.. hehe

      Ya ntar buat Ton.. ku kan pinter nyemen.. 🀣

      Iyaa ganti air secara keseluruhan nggak bagus.. karena bikin Ikannya stress karena kondisi kolam mendadak berubah.. pH, kandungan oksigen, dll.

      Jadi ganti air sebaiknya 20-30 persen per minggu. Kalau populasinya banyak 2 hari sekali 10 persen juga bolehh

      Hapus
  3. Waaah jadi belajar banyak dari mas Bayu, dan jadi paham kenapa ikan cupang pertama saya mati dulu, terus sekarang merasa bersalah sama Gong Yoo (saya kira dia mati karena telat makan, tapi mungkin lebih karena airnya). Sebab ikan ke dua si In Seong bisa hidup lama, karena airnya lebih diurus sama mba saya. Beda dengan si Gong Yoo yang awal pindah ke rumah langsung main cemplung tanpa disiapkan airnya dengan matang 🀧

    Thank you for sharing mas, dan setuju sama mas Andrew juga Lia, baca tulisan ini membuat saya bisa merasakan kecintaan mas Bayu pada ikan. Mungkin excited-nya sama seperti saya pas bahas mainan 🀣 Wk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Si In Seong skrang keadaannya gimana Mba Eno??

      Kalau melihara Ikan. Air penting banget si mba. Malah ada yg smpe bela2in ganti air nggk pke air pump karena biasanya ada kandungan klorinnya. 😁 aku ganti air masih pake air pump. Cuma untuk jaga aman. Aku pke penghilang Klorin.

      Sama2 mba.. iyess aku suka banget ikan.. it changes my life.. haha *lebay beud..
      πŸ˜… aku juga suka mainan kok mba.. haha

      Hapus
  4. Aku nggak mikir sampai sejauh itu mas Bay wkwk, thanks for sharing. Dulu waktu kecil pas masih suka melihara ikan, kirain matinya karena airnya butek. Udah, simply karena airnya butek, nggak mikirin kenapa sampai butek apalagi sampai mikirin Nitrat dkk itu. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan jauh2 Mba Endah ntar Kesasar πŸ˜›.. nah, air yg butek juga bisa jadi ciri2 kualitas air. Kalau airnya hijau berrti ada alga yg tumbuh nggk kekontrol dalam kolam.. dan ini juga nggak bagus..

      Air yg bagus itu.. jernih sih sudah pasti harus. Apalagi kalau kita melihara ikan hias... kandungan Oksigen mantap (ikan nggak lemas), pH aman, kandungan garam juga nggk melebih ambang aman.. bagus sih di 0.1 persen.

      Sama2 mba.. 😁

      Hapus
  5. kalau aku dikasih pertanyaan kayak di judul dan belum baca post ini, aku akan jawab "karena ikannya diumek umek sama keponakan dan adikku" hahaha
    dulu punya peliharaan ayam, waktu adik aku masih kecil, dia main sama ayam di dalam kandangnya, iya dia masuk kandang wkwkwk, terus diumek umeklah itu ayam, matehh pemirsa hahahaha

    terus pelihara ikan, wadahhh mati juga karena pernah lupa nggak dikasih makan

    terus ketemulah sama keponakan yang balita, dan tersangkanya nambah lagi
    aku nggak kepikir kalau poop ikan juga bisa jadi penyebab ikan mati, aku pikir si ikan juga baik baik aja selama ini hidup di air
    ternyata tidakkkk

    ntar aku tanya adikku, punya probiotik macam ini apa engga, yang aku tau, dirumah cuman ada makanan ikan aja dan nggak ngerti jenis apaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh anak kecil sneng banget ngumek2 ikan.. dan ini juga bikin ikan stress dan mati juga mba Inun.. 😁

      Iyahh poop ikan yg nggk terurai dengan baik. Bikin Kondisi air makin buruk.
      Probiotik banyak kok mba dijual di online.. πŸ˜„

      Hapus
  6. Mas Bayu tahu ngga, karena sering baca tulisan tentang ikan di blog mas bay maka setengah bulan lalu aku beli ikan cupang dua, harganya lumayan 10 ribu satunya.

    Ikannya ada satu yang mati sedangkan satunya masih lincah sih. Kemungkinan karena keracunan poop nya sendiri kali ya.πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinan mas 😊.. Bagusnya tuh sbenernya Ikan Cupangnya di taruh di aquarium yang kotak itu Mas. terus dikasih filter, dikasih pasir , bebatuan, sama pohon biar ikannya betah.. heheh

      Hapus
    2. Aku tanya akuarium harganya lumayan 350k mas Bayu, jadi aku taruh di kolam saja. Cuma ngga ada filternya juga.

      Berarti enakan miara lele ya, katanya tahan dengan air yang jelek soalnya sebelah rumahku ada sungai yang keruh airnya tapi lele nya banyak.πŸ˜„

      Hapus
  7. weh ternyata ribet juga ya mas klo pelihara ikan, banyak ini itunya yang bener-bener harus di pahami, mungkin kalo orang biasa yang sekedar melihara gak akan sampai sedetail itu.. tapi yah mau bagaimana lagi, tentunya kita harus tanggung jawab dengan nyawa ikan yang sudah kita di pelihara

    aku salut banget sih sama mas bayu, sampai belajar detail untuk melihara ikan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ribet kok Mas.. cuma emang agak butuh telaten aja. hehe

      Kalau aku sendiri, semuanya udah di taruh di reminder.. Jadi, udah tau kapan harus backwash, kapan harus kasih vitamin, kpan harus kasih probiotik.. begitu. Paling sorenya aku tes pH air, sama kadar garam..

      Terimakasih Mas Khanif sudah baca.. hehe

      Hapus
  8. widih ilmu baru nih, ternyata memelihara ikan koi tidak mudah dan butuh kolam dan air yang jernih agar ikannya tidak terkena bakteri,..ngomong-ngomong tempat bloggingnya enak banget mas, seger lihatnya, he-he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudahh kok Mas.. πŸ˜† cuma emng harus jeli aja matanya. Hehe . Bakteri nggak papa sih. Cuma bagusnya bakteri baik. Bakteri buruk juga sbnernya ada di Kolam. Tpi semisal ikan diurus dengan baik mereka jadi nggk gampang sakit.

      Terimakasih Mas. Seger ya. Hijau2. Ini spot favorit saya dirumah.. πŸ˜…

      Hapus
  9. Weeeh, laptop nya mas Bayu keren nih. Pasti mahal yaaak πŸ˜„πŸ€Ÿ

    Aku waktu SD jg sering pelihara ikan.
    Ikan cupang. Gak mahal sih. Harganya paling seribu-dua ribu. Paling mahal, lima ribu deh..
    Tapi seringnya mati juga tuh :"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti mas Dodo ngga cocok kerja di air.🀣

      Hapus
    2. Mas Dodo : hahahah πŸ˜‚ ini tablet koo mas. Laprop aku mah harus dicolok setiap mau dinyalain. Wkwk

      Ikan Cupang emang agak sensitif sih sama kualitas air. Kalau dipelihara di jar. Airnya bagus diganti 40 persen setiap hari. Soalnya dia emng gampang stress dan mudah sakit...

      Mas Agus : wkwkwkw. Kerja di air tuh kaya gimana Mas??

      Hapus
  10. Wah.. Mas bayu ini pecinta ikan juga yah...
    Saya juga pecinta ikan mas, ikan goreng bumbu pedas😝
    Tapi serius ini, dulu saya kira poop ikan itu malah akan jadi makanannya loh. Ternyata malah jadi racun ya...
    Saya dulu pernah melihara ikan juga mas, nggak tahu namanya apa tapi kalau di desa saya nyebutnya ikan cetho. Saya cari di sungai pakai plastik gitu terus taruh toples. Ikannya bisa hidup lama banget karena sering saya ganti airnya bahkan sampai beranak pinak.
    Itu adalah cerita lama sekarang saya lebih suka ikan goreng aja😌

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyeesss..
      Wahh itu mah aku juga suka Mba.. wkwk πŸ˜„ cuma kalau ikannya diambil dari peliharaan sndiri. Aku nggak bisa makan. 🀭

      Haha. Sama aku juga dulu ada pikiran begitu. Tapi ternyata nggak. Soalnya kan kalau di Jawa ada MCK umum yg itunya langsung nyemplung ke kolam ikan. Terus pada dimakanin ya. 🀣.

      Ikan cetol ya?? Ikan kecil2 yg cocok buat dibikin rempeyek. Hehe ✌️

      Hapus
  11. aku jadi inget praktikum kimling
    cari konsentrasi nitrit
    terus ngitungin ikan di perairan
    tapi emang menurutku emang ga cocok aja habitatnya
    ikan paling lama bertahan yang pernah aku rawat malah ikan lohan
    sampe 6 tahunan
    terus karena dia cewek aku kecewa kukira cowok akhirnya aku sembelih aku goreng
    sebelumnya udah sakit2an si

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kimling tuh apa mas?? Hahs? Kimis keliling kah..? πŸ€—πŸ€—πŸ˜‚

      Wihhh Ikan Louhan.. tapi Ikan Louhan yg smpe 6 Tahun itu keren banget mas. Soalnya ikan Louhan itu Ikan yang cenderung pendek umurnya. 4-5 tahun.. *setahu aku ya..

      Hapus
    2. Tuh kan typo.. Kimia.. hhaha

      Hapus
  12. Pas banget ini artikel yang saya cari, beberapa hari yang lalu sekitar 4 hari kemarin ikan saya mati dengan jumlah 25 ekor mas, saya belom tahu penyebab pastinya, mungkin aja karena air dan bakteri atau sejenis penyakit yang mas bilang di atas itu ya mas. Alhamdulillah dan Terima kasih solusi dari mas udah saya pahami biar tau fungsi dari probiotik tersebut. Jenis ikan saya ikan koi dan komet serta ikan mas koki.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh 25 ekor?? Banyak bangett mas . Huhu 😭😭

      Tanda2nya gimana mas sebelum kematian masal. Biasanya kalau mati massal pasti keracunan sih..

      Yang sabar ya? Semoga next Ikan yang dipelihara bisa teteap sehat. Aminn

      Hapus
  13. Salam kenal mas bayu 😁
    .
    Woah, ternyata untuk memelihara ikan, butuh pengetahuan dan bekal yg cukup toh. Gak sesederhana ucluk ucluk ucluk, beli ikan, masukin ke kolam, beres. Gak bisa gitu ternyata.
    .
    Saya dulu waktu SD pernah pelihara ikan, tp dalam waktu 2 hari mati πŸ˜… soalnya, ikannya cuma saya masukin baskom, terus udah, gak diurus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halooo Sekar salam kenall... πŸ˜„

      Huahahah. Iyesss nggak cuma uncluk2 beli ikan masukin ke kolam. Haha🀣. tetap bagusnya harus dipersiapkan dulu..

      Hapus
  14. Jangankan ikan koi, ikan yang 3ribu-5ribuan aja juga sering mati. Setidaknya itu yg dialami ikan milik keponakanku. Makanya kalau air sdah terlihat kotor pasti langsung disuruh ganti. Kebanyakan ngasih makanan emang malah ngotori air.

    Ga cuma satu ikan, bberapa ikan bisa mati dalam waktu bersamaan.

    tentang siklus nitrat sangat menarik. Baru tentang siklus ini...πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Air memang cocok buat jadi indikasi mutu air Mas. Perubahan warna, bau bisa dipakai buat nentuin air masih layak atau nggak. Jadi sang pengurus, harus lebih jeli dalam mengamati. Hehe 😁

      Iyaaa.. menarik ya MasπŸ˜„ aku juga tersepona pas bacanya.. alam itu hebat ya.. semuanya ada ada agar seimbang.

      Hapus
  15. kalau ikan cupang keponakanku mati karena dimakan kucing :(
    jadi toplesnya tumpah trs ikannya dibawa kabur deh, wkwkwk
    memang kudu telaten banget buat merawat ikan ya, kl nggak hobi susah nih.. hhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duhhh kasihan ya Mba Ikan cupangnya.. aku juga pernah punya pengalaman itu. Ikan di gondol kucing peliharaan. Smpe buntutnya robek..
      Sempat selamat sih, tapi karena kondisinya parah. Dia mati deh.

      Hapus
  16. Ternyata mengurus ikan itu sangat susah ya, harus mengerti tentang air dan makhluk kecil lainnya dan juga tentang kebersihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehh nggak mas.. masih susahan ujian bikin SIM kok. Ekek🀣🀣
      Iyesss. Its about kesetimbangan. Kandungan bakterinya sesuai dan jaga kebersihan 😁

      Hapus
  17. Suami suka melihara ikan di aquarium, tp ga ada yg panjang umur itu ikan wkwkwkwk, cupangpun ga panjang umur karna kadang lupa ga dikasih makan.

    Salut bgt mas bayu segitu detilnya paham perkara ikan, emang kalau udah sayang pasti diperhatiin bener2 ya mas *eh gimana

    BalasHapus
  18. Ternyata pelihara ikan jauuuh lebih rumit drpd pelihara kucing Yaaa πŸ˜…. Jadi tau banyak nih bay. Dan selama ini aku mikirnya ikan itu cukup dicemplungin ke air -_-

    Aku kayaknya memang ga akan cocok plihara ikan πŸ˜“. Ga bakal bisa setelaten itu . Kasian ikannya kalo malah mati satu demi satu. Udah paling bener memang pelhara kucing aja 🀣🀣

    BalasHapus