Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Harry Potter dan Batu Bertuah by J.K Rowling, JanexLia RC

Sebenarnya gue udah baca buku ini di Tahun Sebelum Masehi.. wkwk πŸ˜‚ *Njir sekarang gue umur berapa berarti 🀣*

Gue baca buku ini kalau nggak salah zaman SMP. Jadi, memori di kepala sudah bercerai-berai layaknya tumpukan puzzle yang dimainin sama Mba Fanny πŸ€ͺ. Apalagi dulu bacanya versi bahasa inggris di mana Bahasa Inggris gue di masa itu masih babibu hanya sebatas Yes, No, Yes, No dan What is your name?? πŸ™Š. Ya meskipun sekarang Bahasa Inggris gue masih nggak jauh beda 😜. Always sedia kamus atau google translate di sebelah 🀣. 

Sewaktu gue main ke Gramed kemarin-kemarin buat beli buku Aroma Karsa by Dee Lestari. Mata gue terbelalak ke pajangan 1 lemari full buku Serial Harry Potter. Awalnya, gue hanya sekedar ingin melihat-lihat saja. Tapi semakin dilihat. Tangan gue seperti punya pikiran sendiri. dan Tanpa tersadar gue udah di Meja Kasir menerima Bag berisi 3 buku. {Aroma Karsa, Harry Potter and The Cursed Child, sama Harry Potter batu bertuah}.

"Ohhh Sh*tt..." 🀣 batin gue.

Siapa disini yang udah baca semua buku Harry Potter?? Not me sih.. Gue belum hanya beberapa saja dan itupun sudah lupa.!!! Jadi, gue berencana buat koleksi ke semua 7 bukunya 😝. Yaaa Resolusi Tahun Depan maybe.. πŸ˜‚ 


Blurb*

Seumur hidup, Harry Potter tidak pernah berurusan dengan sihir. Dia tinggal bersama keluarga Dursley yang kejam dan Dudley, putra mereka yang menyebalkan. Kamar Harry cuma lemari sempit di kolong tangga, dan selama sebelas tahun, ulang tahunnya tak pernah dirayakan (*emang harus ya 🀭).

Namun, tiba-tiba datang burung hantu membawa surat misterius: Surat berisi undangan ke tempat menakjubkan bernama sekolah sihir Hogwarts. Dan di sana bukan hanya ada banyak teman, pertandingan olahraga naik sapu terbang, dan sihir dalam segala hal -- dari pelajaran sampai makanan -- tapi juga ada takdir luar biasa yang sudah lama menantinya... Jika Harry mampu bertahan hidup.

What I Think*

Kalau ngomongin soal perfilman Harry Potter. Gue bisa dibilang Hatam/lulus/graduated (?). Udah nggak kehitung berapa kali gue rewatch ke-7 film mereka. Nggak hanya 7-7nya. Tapi semua film yang berhubungan dengan Wizarding World Universe termasuk 3 film Fantastic Beast pun udah gue embat juga. *Proud πŸ₯Ή

Tapi kalau buku. Gue masih Mencle alias ya gitulah πŸ˜‚.

Jujur baca bukunya ternyata jauh lebih menyenangkan ketimbang filmnya. Suer dah..!! Soalnya kalau dibuku tuh penggambarannya lebih detail dan lengkap. Di film banyak yang dipotong dan diubah. Karakter dalam bukunya juga lebih banyak. Kaya si Hantu Peeves yang jahil dan nakal. Soalnya di filmnya kaga ada πŸ˜†.

Terus pendapat gue soal keluarga Dursley. Gue berpikir kalau keluarga Dursley nggak sekejam itu sih. Ya mereka Jahat, tapi nggak lebih jahat kaya yang di drama Indosiar 🀣. wkwk. Buktinya mereka masih mau nerima Harry Potter setelah dia sekolah di Hogwarts.

Terus *lagi* selama proses pembacaan bukunya, bayangan sosok Harry Potter, Ron, Hermionie (selalu kesulitan buat nulis nama dia 😁), Dumbledore, Prof. McGonagall, Longbottom, sama si Malfoy gue selalu ngebayangin si para pemain. wkwk πŸ˜‚ Mau buat penggambaran sosok baru dari buku. Tapi mereka udah yang paling cocok. Soalnya filmnya juga nggak jelek sih. Sama-sama bagus menurut gue 😍.

Jelas setelah membaca buku ini. Sudah dipastikan gue mengganggarkan APBP  2023 (Anggaran Pendapatan dan Belanja Pribadi) ke 7 buku serial Harry Potter πŸ˜‚. Lumayan kan buat koleksi. Biar ntar 'siapa tahu' kalau gue punya anak gue bisa nunjukin.. "Buku bagus yang nggak pernah lekang oleh waktu 🀭"

What I Like*

Gue suka buku ini karena sudut pandang bukan dari orang pertama. Melainkan Orang Ketiga (CMIW ya) Nilai Pelajaran Bahasa Indonesia gue pas-pasan 😁.

Buku ini pakai sudut pandang si pencerita. Penggambaran detail, suasana, dan perasaan masing-masing tokoh terwakilkan dengan baik. Meskipun yess, sudut pandang Harry yang jauh lebih dominan.

Terus bagian sewaktu si Harry nerima sapu terbang tercepat si Nimbus 2000 yang bikin gue tersadar karena di film kaga masuk akal dan nggak berbelas kasih πŸ˜‚. 

Soalnya Di film kan Sapu Baru harry hanya dibawa sama 1 burung hantu aja. Burung Hantu mana coba yang kuat bawa sapu lidi berukuran besar. Soalnya kalau di buku nggak gitu. Terus juga di film, si Harry Potter kaya yang spesial banget gimana gitu. Yaiya sih spesial. Tapi buka bungkusan hadiah yang diberi sama guru di depan anak-anak apa nggak bikin anak lain iri?? πŸ₯². Nah kalau dibuku scenenya beda.. hehe. Pokoknya bedaa bangett 😍.

Terus bagian di tantangan saat mereka hendak menguak rahasia Batu Bertuah, dan bagian-bagian lainnya yang sama sekali nggak ada dibuku.

That is why I love the book more than The Film.. 😁

Favourite Quote*

Ada beberapa quote yang gue suka. Salah satunya ;

"Sayang, tetapi seperti kata Ron. Dalam hidup ini kita tidak bisa mendapatkan segalanya"

"Tak ada gunanya memikirkan impian berlama-lama sampai lupa hidup, Ingat itu..." Albus Dumbledore

***

Sekian review dari gue.. Yang belum baca atau kenalan sama Harry Potter. *Colek Liaa... Kuy Baca. Sini ue pinjemin.. 😜

Intermezzo alias curcol bentar..

Sebenarnya harapan gue buat nyelesaiin satu buku di bulan November ini sempat pupus. Karena kesibukan kerjaan menjelang akhir tahun dan drama Famgath 🀫 yang bikin gue sulit tidur karena nggak bisa kontrol pikiran. But Thanks God. Gue masuk RS dan dirawat di pertengahan akhir bulan. Sehingga gue punya banyak waktu buat baca buku. Yeayy πŸ₯³ πŸ˜‚. Ya kan kata Dumbledore "Selalu ada cahaya di titik tergelap sekalipun.."


Jadi yeppp gue berhasil menyelesaikan satu buku di November ini.

Btw, Thanks to Mba Jane buat format penulisan review bukunya.. heheh 😁 Jadi lebih mudah kalau ada garis haluannya.. hihihi 🀭
Sibayukun
Sibayukun Pria mochi yang suka bergalau, suka ngemil, suka ngedekem di kamar, suka ngegambar, suka melamun, dan kadang cheesy. Hahahah

4 komentar untuk "Harry Potter dan Batu Bertuah by J.K Rowling, JanexLia RC"

  1. Seseru itukah baca buku harry potter mas ?, aku belom baca bukunya sama sekali, kalo nonton filmnya sih iya udah katam :D, memang kadang kalo film yg di adaptasi dari buku perbedaanya jauh banget ya mas, enggak semua busa di tampilkan di film, tapi dari semua film harry bagus sih :D

    BalasHapus
  2. Akuuuuu aku aku aku udah baca semua buku Harry Potter dan memang mas Bayu harus baca juga semuanya!!! *gak nyante* Ngomongin Harry Potter, aku beberapa kali pernah nulis di blog, dari yang awalnya gak suka sampe akhirnya jadi Potterhead, wakakakak. Btw mas Bayu semoga cepet sembuh. Bener juga sih kata-katanya Dumbledore, emang banyak banget quotes dari beliau yang ngena untuk kehidupan yang lebih santai. :D

    BalasHapus
  3. Baru nonton filmya doang. Apakah bener bukunya seseru itu, jadi penasaran.

    BalasHapus
  4. Kamu haruuuus bacaaaa semuanyaaa 🀣🀣. Aku lengkap kalo koleksi harpot, dari zaman kuliah baca ini, sampe koleksi bukunya 1-1 sampe lengkap. Gila sih harpot. Sampe skr blm ada novel fantasy yg sebagus dia❤️❤️❤️❤️. Dulu aku sempet suka Ama serial Narnia. Tapi ii buku serunya di awal buku, menjelang buku yg keberapa, jadi ga enak untuk diikutin. Akhirnya aku stop, Krn beneran ga mudeng

    Beda Ama harpot, yg ttp seru dari awal Ampe akhir.

    Aku nonton filmnya, tapi bukan Krn suka. Cuma Krn penasaran siapa yg memerankan Malfoy 🀣🀣. Begitu tahu yg main Tom Felton, aku pangsung ngefans Ama dia sampe bbrp tahun hahahahahha. Dulu dia keren sih. Skr berkurang, tapi ttp suka πŸ˜….

    Cuma kalo dipikir2, tokoh favoritku itu selalu yg antagonis. Aku jrg suka tokoh utama 🀣. Mungkin Krn sebel aja dibikin menderita Mulu πŸ˜„. Kecualiiii tokoh utamanya tipe yg bad boy gitu 😁. Kayak novel Scarlett. Tokoh utamanya kan jalang banget wkwkwkwkkw.

    BalasHapus