Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Update : Koi Pond

Finally... hahaha πŸ˜‚

Sebelum mulai, ada salam nih dari si Caca. Dia ini udah kaya anak senja ya, hobinya duduk santai di depan pintu sambil ngeliatin luar. Astaga... πŸ€­πŸ€­πŸ™„ niru dari mana kamu, nak??

Si Caca lagi galau kayanya.. 🀣

Oke cerita kali ini, sesuai lah dengan judulnya. Project Kolam Ikan DIY ala-ala beres juga.. mengingat perjuangan untuk sampai tahap ini ajegile susahnya setengah mati. wkwk *lebay deh.... πŸ˜’* 

Baca Juga : My June 2021

Tapi serius gaes, bikin kolam ikan sendiri itu susah banget ternyata. Apalagi buat gue yang sama sekali nggak ada bekal ilmu pertukangan. Yang rasio campuran antara semen, pasir dan air aja masih seenak jidat.. wkwkwk. Belum lagi terkendala body yang gerak serius aja langsung ngos-ngosan πŸ₯΅πŸ˜œ.

Untungnya ada Brian.. yang selalu ikhlas membantu secara lahir dan batin.. Ikhlas kan ya, bril?? wkwkwk πŸ˜…

Alhasil Kolam Ikan berukuran kasur nomor 3 lengkap dengan 2 chamber filter beres di isi air per tanggal 10 Juli 2021 kemarin.

Izin sedikit bercerita tentang hal yang melatar belakangi pembuatan Kolam Ikan ke-4 ini. Jadi sewaktu renov atap rumah akhir tahun 2019 lalu, Kita sempat request buat bikin kolam ikan ke mamang dengan bentuk memanjang berukuran panjang sekitar 6 meter dengan lebar sekitar 50 cm yang dibagi menjadi 3 kolam.

Pada awalnya, 2 kolam pertama kita isi dengan anakan ikan lele yang sekarang sudah besar dan habis disebar ke seluruh tetangga dekat rumah. Gue sendiri belum pernah ngerasain rasa dagingnya seperti apa..? πŸ€” karena jujur, gue agak sulit buat ngolah dan makan hewan peliharaan. Hahah πŸ˜„ *nggak tegaan orangnya..*

Kemudian, setelah Ikan Lele habis. Gue pun mengisi kolam itu dengan 5 ekor Ikan Nila yang nggak tahunya hanya selang beberapa minggu. Si doi beranak pinak sampai jumlah anaknya membludak. πŸ˜…πŸ˜… total sudah ada 93 ekor Ikan yang sekarang gue rawat dan mulai gue sebar ke beberapa tetangga sekitar dengan alasan yang sama πŸ˜›.

Sedangkan, 1 kolam lainnya gue pakai untuk pelihara ikan koi kesayangan hasil pemberian dari 2 sohibul gue si Andrew dan Toni dengan tambahan beberapa Ikan lain jenis koi lokal dan karper yang gue dapatkan dari toko Ikan.

Berhubung kolam ini bentuknya Kecil dan mulai sempit karena ukuran ikan yang semakin membesar. Jadilah, gue ngide untuk rencana bikin kolam ikan baru yang mulai digarap sekitar tanggal 15 Juni 2021 kemarin yang nantinya akan dipakai untuk kolam Ikan Koi.. 

Setelah mengarungi luasnya daerah pegunungan dan curamnya jalanan berbatu serta menguras keringat hingga tetes terakhir 🀭.. Akhirnya kolam ikan pun beres meskipun harus melewati beberapa revisi seperti ukuran pipa aliran nggak sebanding karena power pompa yang terlalu besar dan juga titik pembuangan kelebihan air hujan yang terlalu tinggi. Yah namanya juga amatiran. 🀣🀣

Mempersiapkan Kolam

Demi kelancaran serta kesehatan Ikan yang utama. Setelah Kolam selesai diberikan lapisan acian semen terakhir. Gue melapisi kolam dengan cat anti air agar tidak merembes menggunakan cat merk Flexicoat berwarna hitam yang memang sudah dikenal khusus untuk kolam ikan karena sifatnya yang kuat dan tidak beracun.

Bikin salfok nggak si itu cetakan semen kembangnya 🀣🀣

Primadona yang gue pakai

Proses pengeringan juga terbilang cepat karena hanya butuh 3 hari untuk tipe SUPER. 

Tahapan selanjutnya adalah proses pengetesan kebocoran dan pencucian kolam yang membutuhkan waktu sekitar 3 hari. Gunanya si katanya untuk melarutkan zat-zat beracun selama proses pembuatan ya (Sumber Internet). 

Setelah proses pencucian selesai. Tibalah waktu untuk proses PEMATANGAN AIR.

Berdasarkan pengalaman yang gue pelajari hingga detik ini dalam memelihara ikan πŸ˜„ *Asikkk*. Kondisi air adalah komponen utama yang paling penting. Apalagi tipe Ikan pemberian sohibul (sohibal-sohibul,, Mba Eno lu Bay?? Nggak kreatip amat!! πŸ€£πŸ˜‚) gue ini agak cenderung sensitif dengan perubahan karakteristik air seperti kadar Oksigen, garam, suhu, pH, serta kadar Amoniak, Nitrit dan Nitrat. *agak terdengar ribet ya?? tapi sebenarnya cukup mudah kok. 

Alhamdulillah, sudah hampir lebih setahun gue memelihara mereka dengan cara seperti ini dan gue bersyukur mereka masih dalam keadaan sehat. Kecuali Chiko salah satu Ikan Koi yang mati karena sakit beberapa bulan yang lalu.

Baca juga :

Well, bisa dibilang kalau kualitas kolam buatan kita kali ini memang JAUH BANGET kalau dibandingkan sama Kolam Ikan para master professional di luar sana. Wkwk. Karena tujuan gue memelihara mereka hanya untuk bersenang-senang saja. *Dari dulu anaknya suka Ikan soalnya πŸ˜‚.

Gue sering banget soalnya duduk dipinggir kolam sambil ngopi dan melihat mereka berenang-renang dengan asyiknya bikin hati gue gembira.. πŸ˜› wkwk. Oleh sebab itu, gue berusaha buat provide rumah yang nyaman dan aman bagi mereka. 

Saat kolam sudah di isi air utama. Pemindahan ikan tidak bisa dilakukan secara langsung karena kita harus mempersiapkan air yang sehat terlebih dahulu.

Dengan kata lain gue perlu mematangkan airnya terlebih dahulu. Lalu seperti apa prosesnya??

Seperti ini;

Kolam gue ini hanya punya 2 ruangan filter. Pada umumnya, kolam ikan khususnya Ikan Koi sebaiknya memiliki minimal 3 ruangan filter. Namun, akibat keterbatasan ruang yang gue miliki. Gue hanya membuat 2 ruangan yang akan digunakan untuk Filter Mekanis dan Filter Biologis.

Filter Mekanis

Filter Mekanis

Sesuai namanya, filter ini gue isi dengan beberapa jaring nelayan, japmat, dan filter mekanis untuk menyaring kotoran ikan atau sisa pakan. Sedangkan,

Filter Biologis

Nitro Plus

True Fact :
Tahu nggak sih??? Kalau sisa pakan atau Poop Ikan yang dibiarkan bisa berubah menjadi zat amoniak yang beracun bagi si Ikan. Di alam! Amoniak sendiri biasanya akan terurai dengan bantuan bakteri di alam. Sedangkan di kolam, hal itu bisa kita dapatkan melalui kultur jaringan. Bakteri baik seperti Nitromonas bisa digunakan untuk mengkonversi Amoniak menjadi Nitrit.

Namun, kandungan nitrit yang terlalu tinggi juga bisa menyebabkan kematian pada si Ikan karena bisa mengikat sel Hemoglobin dalam darah si ikan. Bakteri baik Nitrobacter bisa digunakan untuk mengubah Nitrit menjadi Nitrat yang cenderumg lebih aman bagi si Ikan.

Untuk proses pematangan Air. Gue pribadi melakukan running filter dengan pemberian kultur bakteri di air dan chamber biologis agar kandungan amoniak dan nitrit bisa terkontrol.

Dan ini butuh waktu yang lumayan lama. Gue sendiri kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 2 minggu untuk ikan utama pindah ke kolam baru. Itupun setelah melihat Ikan (percobaan) di kolam baru dalam keadaan sehat wal afiat. 

Filter Biologis sendiri gue isi dengan Bioball (rumah bagi si bakteri) dan Kulit Kerang sebagai pH buffer.

Filter Biologis

Kadar garam air kolam juga gue atur diangka 0.1 persen untuk mengurangi keberadaan jamur dan parasit.

Untuk peningkatan kadar oksigen dalam air. Gue menggunakan 2 pompa kecil tambahan untuk menambah gerakan air permukaan agar oksigen dapat masuk ke dalam air dan bantuan dari Aerator.

Aduhh itu cucian ikut ngeksis.. πŸ˜†πŸ˜

Oksigen bisa masuk melalu gerakan air permukaan

Setelah semua dirasa siap barulah ikan-ikan pun siap pindah ke rumah baru setelah melalui proses aklimasi pada tanggal 22 Juli 2021... Saat proses ini, jujur gue agak khawatir sama ikannya. Takut mereka stress atau ternyata airnya belum siap. Apalagi setelah Ikan Masuk mereka pada bergerombol di dasar kolam akibat stress selama proses pemindahan.

Tebak 2 itu yang gede namanya siapa?? πŸ˜…

Yang ini namanya Andre dan Toni 🀣

Demi membantu kondisi mereka dalam beradaptasi. Gue menggunakan Cairan Vita Liquid yang mengandung antioxidant dan dipercaya dapat mengurangi stress pada ikan. Serta meningkatkan mutu kualitas air.

BlackWater

Alhamdulillah. Setelah 2 hari ikan pun mulai berenang kesana kemari.

Selanjutnya, mereka akan puasa selama kurang lebih 1 minggu sembari menunggu filter lebih siap lagi.

Tugas gue sekarang adalah controling air seperti kadar pH dan Garam dengan alat. Serta melakukan pergantian air 20 persen setiap 2 hari sekali.

Final Reveal

Penutup filternya gue buatin dudukan gitu biar gue bisa duduk sambil ngopi😝

Selesai sudah updatetan terbaru gue.. haha. Panjang juga ya.. wkwkwk

Terimakasih yang sudah bersedia baca.. haha 🀣
Semoga sehat selalu

Si Bayuu
Si Bayuu Pria mochi yang suka bergalau, suka ngemil, suka ngedekem di kamar, suka ngegambar, suka melamun, dan kadang cheesy. Hahahah

61 komentar untuk "Update : Koi Pond"

  1. kucingnya bagus banget

    #pengen gendong kucingnya yang kayak anak senja #puitis banget ya hahaha

    kolamnya bagus ya, ikannya banyak banget itu yang nila bisa nyampe beranak banyak banget...indukannya sehat berarti ya..

    memang kalau bikin kolam ikan ini kudi cermat dan perhitungan, di rumahku ada sih baru tahap pengecetan dan item kayak gitu warna catnya (sempet salah cat juga) akhirnya ganti, cuma memang blom diisi ikan. pengennya diisi ikan yang gede gede cantik kayak parrot kingkong..tapi kalau kemahalan sekelas nila ama mas juga ga pa pa yang penting warnanya cantik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mba Mbull πŸ˜†πŸ˜†
      Ahahah. Nggak papa puitis mba.. biar hatinya nggk serius mulu 😁

      Iyahh.. beranak pinak.. kayanya malah anaknya udah nikahin saudaranya sendiri.. wkwkw

      Ciyeee ada kolam baru juga.. 😁 ditunggu updatetannya mba.. aku kepo πŸ˜„
      Wahh, Parrot Kingkong bagus tuh. Tapi kayanya itu lebih bagus di aquarium.. oh atau kolamnya dibikin yg ada kacanya gtu mba.. 😊

      Hapus
    2. Kalo nila sama mas masih mahal enakan dikasih lele saja mbul, kalo misalnya gede kan lumayan buat pecel lele, kalo ada yang mati ya tinggal goreng saja.🀭

      Hapus
  2. Weehh apanya itu. Kolam tau2 udah jadi. Wk! Padahal gua mau bikin yang blow my mind modelnya. Haha

    Tapi keren Dut. Bagus. Fix Brian pintar ya bikinnya. πŸ€£πŸ˜‚
    Si Caca ajak main kesitu senang kali Dut. Bisa main obok-obok.πŸ˜… Ikan yang namanya Andre yang paling cetar ya? Ekornya panjang. Besok kalau gua kesana lagi. Tak bawain ikan lagi. *ikan Cenang. 🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. si caca doyan ikan nila ga ya? hahahha...

      ikan cenang itu apa ya? aku taunya ikan cupang ? πŸ˜‚

      Hapus
    2. Ikan Nila bakar enak kayanya ya Mba. 😁
      Itu ikan cenang, ikan kecil2 yang ada di comberan. Hehe

      Ini adminnya kemana dah?? Nggk balesin komentar. 🀭

      Hapus
    3. @Andre..: huhhh omdo.. wkwkw πŸ˜›
      Hahaha. Iya dehh kredit smuanya buat Brian. Hahaha. Aku mah cuma bisa ngarahin, bantu, sama masakin.. wkwk πŸ˜…

      Lahh ikan cenang mah disini juga banyak.. tinggal nyeroookk.. πŸ˜†πŸ˜

      @Mba Mbul@ Ikan mentah si nggak doyan mba. Cenderung takut malah.. tapi suka penasaran.. wkwk. πŸ˜†

      Hapus
  3. Weww... Mantabs banget, Bayu, kolamnya! Ternyata merawat ikan itu gak gampang ya. Di rumah ada juga kolam ikan, tapi ya pada gak ada yang rajin. Cuma sekadar dikasih makan doang. Gak kayak kamu yang merhatiin sampe ke filter biologis, mengatur kadar garam, dll dsb dst. Bacanya aja aku udah pusing. Wkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. Makasih Mba Kimi 😁
      Aku sih mikirnya karena aku yg melihara dan hidup mereka ada ditangan aku. Jadi kaya berusaha sebaik mungkin.. 😁 biar mereka hidup seperti di alam bebas..

      Hapus
  4. "Pematangan air", kirain airnya direbus dulu baru dimasukin ke kolam πŸ˜…

    Beberapa alatnya itu sedikit mengganggu pemandangan, tapi namanya juga baru jadi ya gan kolamnya hihi

    Aku mau bikin kolam juga yg kaya punya Jacky Chan, pencet tombol terus kolamnya terbelah terus ada tangga daruratnya buat masuk ke lorong rahasia, haha πŸ€£πŸ‘πŸ™πŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah. Itu juga boleh Mas Jaey.. 🀣 tapi atuhh gasnya cepet habis ntar.

      Iyahh.. sama aku juga mikirnya gitu mas.. kabelnya acak kadut.. abis bingung.. tapi yaudahlahh yaπŸ€£πŸ€£πŸ˜‚ ntar aku kasih daun rambat aja biar hijau.. 😁

      Wihh. Itu mah aku juga mauu mas πŸ˜›

      Hapus
  5. Haiii Caca, yaaa kamu penikmat senja niru siapa lagi kalo bukan bapakmuuu itu yang bikin kolam ikan di rumah πŸ˜‚ btw, ikannya jangan dicaplok ya, Ca!

    Mas Bayuu, liat Mas Bay bikin kolam ikan sendiri jadi inget beberapa waktu lalu aku nonton channel Youtube-nya Li Zi Qi yang suka bebikinan juga di desanya pake tangan sendiri. Rasanya beda yaa kalo bikin sesuatu dari tangan sendiri, ada kebanggaan dan estetika tersendiri wkwkk rasanya aku pengen ikutan Caca nimbrung sambil ngopi duduk di tepi kolam ikannya 😜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata Caca.. "Hai Juga Mba Jane.. πŸ€£πŸ˜‚"
      Kalau ketahuan nyiduk. Si Caca ntar gantian yang tak ciduk πŸ€£πŸ˜…

      Aduhh LiZiQi mah nggak usah diomong mba.. dia tuh bagaikan Disney Princess di dunia nyata.. hahah. Suka banget sih ngeliat dia.. apa2 bisa πŸ˜‚πŸ˜‚ aku mah apa atuhhh πŸ˜‚ wkwkw.. πŸ˜…

      Iya, bener mba.. beda aja gtu rasanya. Kaya ada puas2nya sendiri. Apalagi kalau yg dibuat ternyata berhasil πŸ˜…πŸ˜

      Hapus
  6. Itu ikan yang paling gede namanya Bayu kan pasti soalnya yang bawah namanya Andrew sama Toni, huhu tolong aku ngakak baca nama ikannya tadi T__________T

    Wah ternyata melihara ikan tuh gini ya, pantesan ikanku dulu banyak yang mati di akuarium soalnya habis beli yaudah aku biarin aja langsung cemplung-cemplung wkwkwkwk mana jenis dijadiin satu semua.

    Pesan untuk Caca: jauh-jauh dari kolam koi ya Ca. xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahah.. Nama Bayu lagi dikirim mba Endah.. Insha Allah sampai agustus awal.🀣🀣

      Iya, seharusnya si begitu. Awalnya juga aku nggk tau. Selalu asal2 cemplang-cemplung. Hehe. Tapi ternyata ikan bisa streess juga. Haha πŸ€£πŸ˜‚

      Udah tak border .. biar si Caca nggak bisa main.. wkwk πŸ€£πŸ˜‚

      Hapus
  7. Bayuu, selamat karena udah berhasil bikin kolam ikan sendiri πŸ₯³ eh berdua deh sama Brian wkwk
    Ini beneran sih Bayu perawatan ikannya nggak main-main, detil banget perawatannya. Salut πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»
    Aku baru tahu kalau kotoran ikan bisa bikin ikannya jadi sakit. Pantas aja dulu melihara ikan nggak lama umurnya πŸ˜‚
    Ikannya Bayu buanyak banget! Bisa lho ya dari 2 ikan jadi hampir 100 ikan, keren bangettt πŸ‘πŸ»
    Semoga ikan-ikannya bisa betah sama rumah barunya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»
    Oiya, maksudnya puasa 1 minggu tuh, ikannya nggak dikasih makan sama sekali selama 1 minggu gitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. Iya Li.. makasih 🀣 akhirnya ini beres juga setelah gotongan semen 3 sak. Pasir 2 gerobak. Bata 100 biji.. wkwk πŸ€£πŸ˜‚

      Aku cuma berusaha memberikan yang terbaik.. *asikkk 🀣🀣

      Iya nih 100. Haha. Coba rumah kita deket ya Li. Tak kirimin biar bisa bikin Ikan Nila Bakar. πŸ€£πŸ˜‚

      Iya, satu minggu nggak dikasih Makan.. malah seharusnya 2 minggu sih..

      Hapus
    2. Mantulll beut!! Nggak usah olahraga ke gym lagi kalau kayak gini mah, kurang lebih efeknya sama lah ya kayak olahraga angkat beban 🀣

      Asikkk!! Sama ikan aja begini, apalagi sama pasangan nanti πŸ™ˆ

      Huahahaha aku lebih suka lele, Bay *lho nawar*

      Wow, aku baru tahu lagi kalau ikan nggak dikasih makan 1-2 minggu masih bisa hidup!! Eh tapi nanti mereka jadi makanin bakteri yang ada di kolam gitu nggak sih? Makanya bisa bertahan hidup.

      Btw Bay, coba tebak apa yang habis aku minum semalam? *emang Bayu peramal apa disuruh nebak* 🀣
      Aku akhirnya coba Carrebean Nuts dongggg!! Beneran enak rasanya Bay πŸ€™ tapi kalau boleh jujur, rasanya muanis banget untukku sih πŸ˜‚ padahal udah pakai es batu jadi airnya jatuhnya banyak, tapi masih muanis banget πŸ˜‚, tapi rasanya enak dan masuk di lidahku. Terima kasih atas rekomendasinya lho, Bayuuu! 😁. Kalau yang Choco granule semanis ini juga nggak ya? πŸ€”

      Hapus
    3. Izin masuk percakapan. Paling si Bayu sambil ngemil kerjanya Li. Jadi kalori yg terbuang masih < kalori yang masuk. Wkwk

      Wih Lia serius jadi anak Kopi skarang? Indocafe udah coba belum Li? Li exculso kalosi toraja udah coba belum? *langsung nodong pertanyaan πŸ˜„* Caribean Nuts sama Choco granule masih selevel manisnya Li. Makanya biasanya nggak banyak orang yg suka Kopsus mereka. Paling tipe2 orang penggemar makanan minuman manis yg cocok.


      Hapus
    4. Bayar lho jb jb 😝. Wkwk kok suudzon Toni!!

      Wkwk nggak kok, belum anak kopi 100% cuma kadang belakangan ini jadi suka minum kopi 🀣. Belum cobain semua yang Toni sebutin!! Wkwkwk. Excelso harus cobain di mall kan? πŸ˜‚. Indocafe aku nyari yang ketengan dulu yak wkwkwk soalnya kalau beli langsung 1 dus, aku takut nggak cocok terus mubazir nanti 🀣
      Kemarin goodday juga nyarinya yang ketengan di warung 🀣🀣🀣. Kalau manisnya sama, aku takutnya nggak cocok πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi aku kepo lho sama choco granulenya!! πŸ₯ΊπŸ₯Ί
      Kemarin-kemarin juga baru cobain kopi ken4ng4n, rasanya di lidah oke tapi badanku nggak kuat!! Wkwkwk. Nggak bisa tidur dong semaleman habis minum itu πŸ˜‚ terus lambungnya nggak enak sama jantungnya debar-debar pas tengah malem. Rasanya nggak enak banget deh, udah posisi di ranjang tapi nggak bisa tidur, bengong aja pas posisi tidur berjam-jam 🀣🀣 jadi sekarang agak takut-takut nyobain kopi wkwkwkwk

      Hapus
    5. Gengs, aku baru lihat dong ternyata Excelso ada versi sachetnya ya πŸ˜‚ bukan sachet sih tapi kayak kemasan kecil gitu wkwkwk norak banget aku πŸ˜‚
      Tapi kayaknya ini kopi strong semua deh!! Takuuut 🀣🀣🀣

      Hapus
    6. Goodday ma buat anak-anak Li. *canda goodday πŸ˜„* choco granule juga cuma seemprit Li alias sedikit. Jadi nggak berasa kecuali pakai 2 sachet choco granule.

      Wkwk. Efeknya luar biasa ya Lia? Semaleman bengong nggak tidur. Tapi ntar kalau terbiasa juga tubuh akhirnya adaptasi sendiri ko Li. πŸ˜‰

      Iya Excelso ada yg sachetan. Tapi iya ini lebih strong daripada kopi Kena*gan. Kayanya bisa2 Lia nggak tidur 2 hari kalau minum ini secangkir. Wkwk. Tapi jujur enak Li. Ada manis2nya gtu.

      Hapus
    7. Wkwk sering banget dengar istilah goodday kayak begitu 🀣. Tadi search di Google, nemu choco granule yang kiloan. Apakah harus beli yang kiloan biar puas makannya? 🀣

      Luar biasa! Sampai takut mau minum lagi, tapi suka sama rasa kopinya #plakk. Kayaknya minum kopi yang strong gini lebih baik pagi-pagi ya. Kemarin itu aku minumnya pas sore jelang malam, makanya pas mau tidur jadi melek 😡

      WKWKW TAKUTT! Mungkin aku coba Excelso kalau aku udah level advance yaa 🀣 Ini masih tahap tutorial soalnya, masih jauh ketahanan bodynya WKWKKW

      Hapus
    8. Tapi enak Li.. yg varian arabicanya apalagi. πŸ˜… haha. Aku si suka sama Excelso. Cuma ya gitu. Aku nyobanya tak tambahin gula. wkwkkw 🀣🀣



      Hapus
    9. Itu kebaikan kopi langsung hilang kalau dikasih gula Dut πŸ˜‘

      Hapus
    10. Hahaha. Ini anak apa2 pake gula. Masak telur kemarin aja dikasih gula.. 😁

      Hapus
    11. @Lia : you should try Li. Enak. Kopi mereka beda ko rasanya dibanding kopi merk lain. Ntar minumnya bareng prikitiew jadi Lia bisa icip sedikit. Atau bisa ditambah krimer kalau mau πŸ˜„

      Hapus
    12. Masak telur apa yang dipakaikan gula? Siapa tahu telur semur, kalau ini kan memang harus pakai gula 😁

      Wih, kalau Bayu aja suka, kemungkinan aku juga akan suka >.<
      Noted! Nanti tak cobain yaa. Terima kasih racunnya, gengs wkwk

      Hapus
  8. kucingnya garfield banget wkwkwk

    aku kalau masalah perkolaman dan pertukangan sudah menyerah sahaja
    apalagi kalau masang golongannya filter air
    hebat mas Bayu dan tim hore bisa bikin sendiri hehe

    ikannya makin banyak bisa bener-bener berporspek mas
    tinggal yakin usaha
    dan bener si jaga biar ikan engga stress itu penting banget
    karena kebahagiaan hidup adalah koenji
    halah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kucingnya Mageran emang Mas... wkwk 🀣🀣

      Haha.. aku yah kalau nggk ada yg bantu juga mending milih nyerah juga Mas.. haha 🀣🀣

      Hahha.. aku malah belum mikir smpe kesitu tau..
      Yapzz setuju.. kunci hidup ya kebahagiaan.. πŸ˜…πŸ˜…

      Hapus
  9. Kucingnya lucu kayak mas Bayu.😁

    Baru tahu kalo bekas pakan ikan atau poop ikan bisa jadi beracun. Tapi memang sih, dulu aku pernah pelihara ikan mas koki, terus pikirku biar tidak sering kasih makan (soalnya akunya malasan.πŸ˜‚) Aku beri pakan yang banyak.

    Eh, malah esoknya tuh ikan mati. Mungkin karena pakannya jadi beracun kali ya.πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaah.. kucingnya tembem ya Mas Agus. 🀣

      Iyaa, sisa pakan yang nggak kemakan bisa busuk dan menjadi amoniak.. πŸ˜† sama kaya makanan manusia aja. Nggk dimakan sehari. Besoknya udah asam.. πŸ˜†

      Hapus
    2. Itu kucing Angora kali ya soalnya bukunya eh bulunya bisa ngembang gitu, kayaknya gemes lihatnya.😁

      Iya juga ya, nasi juga kalo udah sehari jadi basi, kalo dimakan ya sakit perut.πŸ˜‚

      Hapus
  10. wih udah jadi aja nih part 2
    enak ya kalau dipikir2 kalau denger suara air
    apalagi di kolam
    bisa bikin ati adem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adeeemmm bangett mas.. tambah lagu galau makin mantep.. πŸ˜›

      Hapus
  11. finally ya kak Bay, setelah melewati gurun sahara, lembah dan melibas hujan jadi juga kolam barunya.
    nggak nyangka udah 90an ikan nila ya, yaampunn itu banyak banget
    dannn kalau dari awal udah cinta mati sama dunia perikanan, mau nggak mau kudu tau nama nama vitamin atau obat untuk ikan ya

    aku dirumah ada tuh tapi punya adikku, taunya ya cuman pas ngasihi aja, ga tau itu konsentrat apa atau fungsinya biar apa.
    biar sehat pastinya si ikannya kan ya

    buka bisnis resto atau warung makan khas ikan nila ada ga ya? lumayan juga ya. ehh bisa dipasok juga deng ke warung warung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Finally.. setelah menguras keringat tiada henti. Wkwkw *lebay beud 🀣🀣* akhirnya jadi juga.

      Kalau aku dari dlu antioksidan sering tak kasih.. setiap seminggu sekali.. setiap ada ikan yg sakit bakal aku pisahin buat diobatin.

      Wahh ide yang mantepo tuh ya Mba Ainun.. wkwk.

      Hapus
    2. oohhh ikan ternyata punya asupan antioksidan ya, baru tau :D
      kirain kulit manusia aja yang butuh antioksidan, efek kebanyakan nonton iklan skincare hahaha

      Hapus
  12. Halo Caca si penikmat senja wkwkkw... Caca ini bahenol banget yaa gemes pengin megang hahaha πŸ˜‚πŸ˜‚ Caca tolong jangan deket-deket ke kolam ikan yaa

    Hebat banget Mas Bayu bikin kolam sampai filter-filternya sendiri tanpa dasar ilmu pertukangan πŸ‘πŸ‘πŸ‘ Kebayang ikan koi kan biasanya bisa sampai segede-gede gambreng, kalau udah banyak kebayang pada ngerumun di kolam

    Kok bisa Mas Bayu enggak kepikiran ikannya digoreng hahahaha dulu waktu Bapak masih punya kolam ikan dan melihara lele, tiap aku pulang ke rumah pasti lelenya dicomot satu buat digoreng πŸ˜‚πŸ˜‚ Kalau sekarang melihara ayam, jadi kalau lebaran ga usah beli ayam buat diopor astaga aku komen gini kok berasa aku dan keluargaku kejam memangsa peliharan sendiri πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahenoll Mba.. makannya aja beuhhh 🀣🀣

      Hahaa. Iya.. modal nekat aja ni mba. Meskipun banyak revisi. Bahkan ikan pas udah masuk kolam aja tetep aja ada yg mau direvisi.. wkwkw

      Nggak tau aku juga mba. 😁 nggak tega aja gtu semisal di goreng.. aku ngebayangin ikannya lagi senang2 hidup adem ayem di kolam ehh tetiba di potong terus digoreng.. wkwk .. 😊 jadi nggak. Dari dlu aku nggk mau makan atau masak ikan dari kolam ini. Kalau ikan beli di pasar baru 🀣🀣 tak jadiin ikan bakar bisa2.🀣🀣

      Hapus
  13. Wow aku jadi belajar banyak tentang perikanan (pemeliharaan ikan tepatnya XD) dari postingan ini. Di rumah sebenarnya ada kolam ikan, tapi lebih banyak ayahku yang turun tangan, sih... dan pemeliharaannya juga ala desa gitu. Boro-boro pake filter, pompa aja nggak... heuheu.

    Btw, mas Bayu ikan-ikannya memang nggak pernah dijual gitu, kah?

    Btw lagi, kenapa pas awal2 gitu ikannya disuruh puasa seminggu gitu?

    Maaf jadi banyak nanya. Hehehe.

    Makasih atas sharingnya~ ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sbnernya kalau ikannya lele atau mujahir yg agak kuat dan nggak gampang stress. Nggak papa si Mba. Nggak pke filter atau pompa juga. Dikasih filter biar lebih hemat air aja.. ehehe

      Nggak pernah mba. tak kasih2 aja. 🀣🀣 nemu ada ikan yg gede. Langsung tak kasih tetangga. Biasanya aku sering ngasihnya ke tetangga yg punya kolam juga. Biar lanjut dipelihara sama mereka.. 😁 tapi beberapa ada juga yg tak kasih buat dijadiin lauk.

      Sebenarnya dipuasakan karena kolam aku ini terbilang masih baru ya. 2 minggu nunggu air matang itu sebenrnya kurang lama. Karena bakteri baik masih belum optimal kerjanya.. *katanya si..* sama nunggu lumut tumbuh juga.

      Sama Ikan yg pindah ke kolam baru kan masih butuh penyesuaian juga. Kalau ikan dikasih makan. Biasanya mereka bakal ngasilin poop sama metabolismenya kerja lebih keras. Khawatir makin stress. Jadi makanan di stop dlu smpe ikan beneran terlihat sehat dan betah.. soalnya kalau stress, ikannya jadi gampang sakit mba. Hehe 😁

      Hapus
  14. Mantap Mas kolamnya.
    Saya di rumah juga hobby melihara ikan, tapi nggak suka makan ikan, jadi nggak ikut makannya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mas Rudi πŸ˜…
      Wahh Ikan apa Mas??
      Sama saya juga. *toss dulu.. suka makan ikan sebenarnya. Tapi kalau ikannya dari kolam sendiri aku mundur. 😁

      Hapus
  15. Selalu menganggap orang yang bisa memadukan pelihara kucing dan ikan sebagai pemelihara hebat. Mas Bayu, tadi baca halaman blogger's friends. Makasih sudah add sayah, mohon maaf terpaksa oot disini, alamat blog yang lifeessentially.net sudah enggak saya pakai sudah diganti ceritafotografi.com. Hehehe...Cuma info, bukan promo. Thanks in advance ya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah πŸ˜…πŸ˜… bisa aja Mba Phebie.. kemarin si Caca tak bawa ke sekitar kolam malah nyebur ngejar ikan. πŸ˜’πŸ€£

      Okee dehh Mba.. ntar aku ganti ya. Terimakasih buat infonya.

      Hapus
  16. Ini ilmu baru sih buatku. Selama ini mikirnya kalo mliara ikan itu, ya tinggal bikin kolam, isi air, cemplungin deh tuh ikan. Kasih pakannya. Selesai. Pantesan ikan2 ku zaman masih di Aceh pada mati wkwkwjwk. Dari awal aja udh salah.

    Aku juga suka kok liat kolam ikan begini. Rasanya denger percikan airnya, ATO ngeliat mereka yg berenang2 badan jadi ikutan seger. Tapi kayaknya ini bukan peliharaan buatku 🀣. Aku ga akan telaten ngurus yg begini bay. LBH milih kucing deh. Mandiri soalnya :D.

    Itu lele Ama nila memang cepet banget tumbuhnya yaa. Pas msh kerja, ada anak buahku yg suka mliara ikan. Salah satunya lele. Jadi sebelum pandemi kami kan rutin ya setahun sekali sewa villa trus ngumpul bareng Ama keluarga sekalian. Naah dia selalu bawa tuh hasil ikannya. Buanyaaak banget, dan gemuk2. Tapi jujurnya aku ga terlalu doyan ikan hahahahha. Suka kalo cara masaknya pinter, ga amis :D. Kalo masih kecium bau yg terlalu strong, aku ga bisa juga makannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga ko Mba. Dlu ya melihara ikan caranya biasa2 aja. Tapi pas baca2 ternyata bagusnya kolam ikan itu yg dilengkapi sama filter biar airnya muter. Malah sebenrnya kolam baru ku ini. Ratio filter sama ukuran kolamnya nggak sebanding. Udah gitu desainnya terlalu sederhana. Haha πŸ˜„πŸ˜€

      Seger banget mba. Di rumah jadi ada spot favorit pagi2 sama sore2.

      Iya mba bner banget... Nila sama Lelel. Wahh kenceng banget tumbuhnya. πŸ˜„
      Iya ... saya juga kalau ngolah ikan kadang masih amis meskipun tak kasih perasan jeruk nipis.

      Hapus
  17. Menonton aktivitas Mas Bay dengan pokemon-pokemonnya di IG story adalah candu favoritku di Instagram kwkwkwkw

    Panjang umur penyayang binataaanggggg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahhh Aul.. jadi malu aku πŸ™ˆ wkwk
      Panjang umur juga buat Pak Dosen Favorit πŸ˜„πŸ˜

      Hapus
  18. Halo Caca, makin gendut aja nih Caca keliatannya yaaa 😁

    Mas Bayu jagoo bgd itu bikin kolam sendirii. Kereenn! Favorit ada tmpt duduknya di penutupnya, jd bs kasi makan ikan sambil ikut santai duduk di atasnya yaa.. 😍
    Btw, itu yg namamya Tonni n Andrew, itu yg ikan kiriman mereka itu bukan mas bay? Hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih Mba.. πŸ˜…πŸ˜… aku juga berpikir sperti itu. Malesnya sama kaya yg ngerawat kalau disuruh gerak. Wkwk

      Brian si Mba yg jago. Aku mah apa atuh..
      Iya, skrang jadi tempat favorit ni Mba. Sering banget duduk disitu sambil ngopi.

      Iya, kiriman mereka berdua.. bagus karena buntutnya panjang.

      Hapus
  19. Untuk pembuatan kolam ikan yang dimana bagian dalam kolamnya dicat berwarna hitam, apakah benar untuk agar kolam tidak bocor gitu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas. Biar nggk bocor. Mereka bagus katanya karena catnya sendiri nggak beracun. Beda kalau pake cat anti air merk lain yg harus dicuci beberapa kali biar aman.

      Terus warna hitam juga biar lebih ngimitasi warna dasar disungai2. 😁

      Hapus
    2. oalah ternyata memang benar yaa, kirain biar dark dark gitu.

      Hapus
  20. Aku pun gitu, mas, kalau sama hewan peliharaan. Gak bakalan tega menyembelih hewan peliharaan apalagi makannya, soalnya sudah terlanjur sayang 😍. Itulah kenapa aku gak berani pelihara ikan konsumsi atau hewan ternak. Ngomong-ngomong di rumahku ada satu kucing, satu burung trucuk, satu burung jalak, satu ikan sapu-sapu, sama dua ikan mas. 😬

    Btw Mas Bayu kayaknya bakat di bidang perikanan nih, Mas. Gak ada niatan buat bikin kolam yang lebih gede buat bisnis, mas? 🀭

    Eh iya, cara rawat ikan yang mas jelaskan itu cuma buat ikan koi atau bisa buat ikan lain, mas? Mertuaku peternak ikan, mas. Setahuku beliau gak pernah pakai bahan kimia buat ngatur pH air, garam, dan lain sebagainya deh. Padahal beliau ternaknya juga pakai kolam semen kayak punya mas Bayu (tapi lebih gede tentunya 🀭). Jadi hasil ikannya pun sesuai keadaan cuaca. Kalau bagus ya hasilnya banyak, kalau nggak ya bakal banyak yang sakit dan panennya dikit. Nah, belakangan ini seringnya ya kemungkinan kedua nih, mas. Kali aja cara rawat ikan ala mas Bayu bisa dipakai juga buat ikan lain, biar caranya bisa diadaptasi mertua. πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tosss dulu lah Mba πŸ˜„
      Ehh nggak. Yakin deh ini sebuah ketidaksengajaan. Begitupun Ikan Nila. Aku ya nggak menyangka kalau mereka bakalan beranak pinak 😁 smpe segitu banyaknya.

      Nggak ada Mba. Begini aja. Biar nggk pusing. 😁 ikan banyak bagiin ke orang2.

      Sebenarnya si saya juga bingung mba jawabnya. πŸ˜†πŸ˜† jujur, cara2 diatas saya cuma ngikutin cara orang2 yg melihara ikan Koi di youtube. Katanya si karena Ikan Koi itu butuh lingkungan yg bagus buat hidup biar nggak gampang stress. Beda kalau dibandingin sama lele atau nila yg masih bisa bertahan di lingkungan yang yah seperti itu.

      Kalau level peternak ikan. Saya rasa ilmu mertua mba ttg perikanan lebih joss kalau dibandingin saya. Soalnya yg saya lakuin cuma ganti air 50 persen per 2 hari untuk ikan nilla.

      Kalau koi, ganti air 20 persen setiap hari. Kasih vitamin per minggu sekali. Kasih probiotik per minggu sekali. Cuci filter per 1 minggu sekali.πŸ˜„πŸ˜„

      Hapus
  21. Kucingnya mageran sekali ya. Hahaha.

    Dulu jaman smp juga pernah iseng bikin kolam ikan yang kecil depan rumah.
    Tapi sayang ikannya pada mati semua.
    Bukan karena gak dikasih makan, tapi karena pada loncat pas airnya full saat lagi hujan deras wkwkwkw :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh kaya yg ngerawat,, wkwkw sama2 mageran kalau disuruh gerak. Wkwk πŸ˜…πŸ˜…πŸ€£

      Waduhh, emang nggk dibuatin pembatas air berlebihnya mas?? Hehe. Kemarin pas buat kolam ini, aku ya juga kelupaan buat bikin lubang kelebihan airnya. Hehe. πŸ˜† padahal udah dicat. Alhasil lubangin lagi,. Wkwk πŸ˜„

      Hapus
  22. bisa sambil rebahan dan nonton drakor. Ditemani suara gemericik air. sedap

    BalasHapus
  23. Nama ikannya yang kecil Toni dan Andre, kayaknya yang gede warna oranye itu namanya bayu ya? πŸ˜…

    Atau jangan-jangan namanya Agus.🀣

    BalasHapus