Review Procreate, Aplikasi Gambar Digital yang Cocok Buat Pemula dan Pro

Perdana nihh, Tulisan di awal tahun 2021. Ahahahah.. Sebenarnya kepengen ikutan kaya teman-teman buat bikin semacam artikel ala-ala wrapped 2020 gitu. Tapi, berhubung hidup gue cuma tentang kerja-tidur-kerja-tidur. Jadi, yahh nothing special.. Bruakakakakak

Sebagai gantinya.. Gue mau nulis tentang aplikasi Gambar yang sering gue pakai selama lebih 1 tahun lamanya.

Sebenarnya waktu tanggal 19 Agustus 2019. Gue udah pernah ngebahas sedikit tentang review singkat aplikasi gambar ini di blog... Cuma setelah gue baca-baca lagi kok ternyata tulisannya terlalu singkat reviewnya, Soalnya malah kebanyakan curcol tentang tablet yang rusak.. ZzzzZZ *Kebiasaan emank!!. Tapi pembelaanya >.< jujur waktu itu belum terlalu explore sama Aplikasi ini. Mau gue edit ulang... Tapi kayanya mendingan buat artikel baru biar jadi penunjang artikel yang itu. hehehe


Seperti yang diketahui, dalam urusan gambar digital. Gue serahkan semuanya bersama dengan aplikasi Procreate.

Logo Procreate

Kenapa Procreate???

Karena setelah gue melakukan beberapa riset *ceillah* kebanyakan orang-orang di Instagram yang berkecimpung di dunia freehand drawing, kebanyakan dari mereka menggunakan Procreate.

Bahkan, beberapa orang bilang "Once, you tried Procreate. You will never go back to other drawing aplication!!"

Akhirnya gue pinanglah si Doi setelah menabung ekstra, mengingat satu hal yang sangat disayangkan adalah ketersediaan aplikasi Procreate hanya ada di teritorial Apple Product.. Pfffttt -__-

Tahu sendiri harga brand ini nggak bisa dibilang miring. Bahkan Apple Pencilnya aja dijual terpisah dengan harga yang hhhmmmm 1.5 juta untuk yang versi Old. Kan kalau merk sebelah yang asal Korea itu, Pensil atau pen'nya udah jadi satu paket sama tabletnya. hahaha


Kalian masih ingat Chiko (Almarhum), Kian, dan Kiko kan yah?? Mereka sekarang udah banyak temannya.. Hahahahah 
Baca Juga :

Udah mana pencil gue sempet rusak tiba-tiba yang ngebikin gue harus ngerogoh kocek lebih dalam demi penggantinya. -__-

Tetapi memang setelah pertama kalinya digunakan, jari gue seakan terhipnotis untuk makai aplikasi Procreate disegala urusan desain. Bahkan gue bikin pamflet sama undangan online pernikahan teman, gue makai ini aplikasi. Padahal format gambar yang dihasilkan itu nggak bisa vector.

Baca Juga : Review Ipad Air 3

Tuh kan kebiasaan!!! kalau lagi cerita pasti suka melipir kemana-mana *Nabokk diri sendiri* wkwkwk


Procreate adalah Aplikasi editor grafis raster untuk lukisan digital yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Savage Interactions. Salah satu kelebihan dari Procreate adalah Developer yang mendengarkan masukan-masukan tentang fitur-fitur yang dicintai oleh artist demi menciptakan aplikasi yang memudahkan pengguna.

Dengan harga 159.000 sekali bayar, Procreate adalah aplikasi yang sangat worth to buy. Apalagi sistem mereka sekali bayar alias nggak ada paket langganan. Jadi, cukup bayar sekali kita bisa pakai procreate seumur hidup. I dont know why... Padahal aplikasi sebagus ini semisal mereka menggunakan sistem langganan. Sepertinya banyak orang masih tetap bertahan. Tapi, NOPE.. mereka tetap menggunakan sistem satu kali bayar. Thanks God...

Jadi, buat kalian yang hobi gambar digital dan lagi nyari perangkat buat gambar digital. Saran gue sih mending beli Ipad biar bisa pakai aplikasi ini. Sebenarnya di Android ada juga aplikasi gambar digital. Hanya saja, kesempatan aplikasi terbagus yang pernah gue coba di platform android cuma Sketchbook. Dan itu masih kalah jauh kalau dibandingin sama Procreate.

Yah memang modalnya nggak sedikit.. Tapi menurut gue worth kok. Tapi sekali lagi, pilihan sepenuhnya ada di kalian.. heheh

Salah satu keunggulan Procreate adalah memiliki UI yang sangat simpel namun powerfull. Saat membuka aplikasinya kita akan dihadapkan oleh blankspace hitam dengan contoh beberapa gambar bawaan aplikasi.

Pembuatan Canvas

Selanjutnya kita bisa membuat workspace atau canvas dengan ukuran yang terserah kita. Bahkan kita bisa mengatur pilihan color profile yang kita kehendaki. Kalau gue sih hanya mentok di P3 yang gue sendiri juga nggak ngerti perbedaannya apa dengan sRGB. hahaha

Berikut merupakan fitur unggulan procreate yang sering gue pakai..

1. Layer by Layer

Contoh penggunaan layer

Sama halnya seperti aplikasi editing lainnya. Procreate juga bekerja dengan layer. Jumlah layer maksimal tergantung pada ukuran dimensi canvas dan DPI (Dot Per Inch). Semakin besar tentu semakin kecil jumlah layer maksimalnya. 

Gue sendiri sering membuat dalam workspace ukuran A4 dengan DPI 300. Layer maksimal pada lembar kerja ini adalah 27. Apakah cukup?? Tentu saja buat gue cukup. Yah walaupun terkadang gue butuh lebih. Tapi tak apa. Biasanya langsung gue gabungkan layer satu dengan layer lainnya agar bisa membuat layer baru.

Oh iya.. Layer merupakan lapisan. Jadi gunanya untuk memisahkan antara gambar yang satu dengan yang lainnya. Semisal ada gambar cowok di layer 1 dan cewek di layer 2. Semisal gue pengen menghapus gambar cowo dengan cepat. Yah tinggal hapus layer 1 saja tanpa mengutak-ngutik layer 2 si gambar cewek.

2. Streamline

Streamline

Sedikit curcol.. bahahah.

Sebelum mulai gambar-gambar hal-hal yang romantis. Sebenarnya gue lebih tertarik sama seni Lettering. Itu loh tulisan-tulisan motivasi di kaligrafiin yang cocok banget buat jadi pajangan dinding.

Dan fitur streamline yang ada di procreate sangat mendukung buat ngelakuin ini. Fitur streamline adalah sebuah fitur AI yang dapat membuat garis yang dibuat tampak lebih smooth. Bahkan tingkat akurasinya bisa diatur sesuai level.

3. Brushnya Banyak dan Bisa di explore Sesuka Hati

Banyak banget brushnya...

Brush
itu semacam model kuas. Dan brush bawaan aplikasi procreate jumlahnya bejibun banget. Ditambah, brushnya bisa kalian edit sesuka hati, yang gue sendiri belum tau apa aja hal yang bisa dilakukan di tiap-tiap brushnya.

Selain itu, Para artist pro diluar sana juga banyak yang rilis brush mereka sendiri dengan harga khusus tentunya. Tapi kalian nggak perlu beli kok. Karena brush bawaannya udah banyak dan komplit banget.

4. Palettes

Contoh Palettes

Kalau kalian tau blush on atau eyeshadow yang bentuknya kotak gede dan banyak pilihan warnanya itu. Hahahaha. Nah, di procreate juga tersedia hal seperti itu. Cuma bedanya. Kalau Palettes di procreate warnanya kudu dimasukkan manual sama kita dulu atau bisa dicari di internet luar sana.

Palletes ini nantinya bisa kita pakai buat ngumpulin warna-warna yang sering kita pakai pada satu gambar biar warnanya nggak terlalu jomplang bedanya.

Selain itu palettes di procreate bisa diinput melalui camera foto atau gambar yang telah disimpan. Canggih banget kan?? Tapi gue jarang pakai fitur ini sih. Karena gue pengen ngumpulin warna-warna gue sendiri. Lebih seru soalnya!!! hahaha

5. Gaussian Blur

Gaussian Blur

Yahh seperti namanya ini berfungsi untuk memblur pada layer yang aktif dengan tingkat sesuai dengan geseran apple pencil di layar. Ke kanan semakin blur pokoknya.. eheheh

6. Clipping Mask

Contoh Clipping Mask

Tool
ini biasa dipakai untuk memberikan detail terhadap suatu element. (Ceillah bahasanya.. wkwkwk) Seperti pemberian Highlight dan Shadow pada suatu gambar. Agar tidak keluar-keluar dari suatu gambar yang dibuat.

Semisal contoh gambar baju di atas. Gue hendak memberikan aksen lipatan. Jadi gue pakai tool clipping mask agar warna yang di goreskan tidak keluar garis namun dibuat di layer yang berbeda. Nahh loh ngerti nggak?? wkwkwk yahh pokoknya seperti itu.

7. Alpha Lock

Contoh Alpha Lock

Sama seperti clipping mask. Hanya saja tool ini melakukan penguncian dalam satu layer. Contoh penjelasannya. Semisal gue punya gambar bulatan. Nah, bulatannya mau pengen gue warnain nih. Tapi nggak mau keluar dari bulatannya alias rapi. Nah, tool inilah bakalan coming handy.

Tinggal aktifin, terus warnain deh. Jadi kalau semisal si pencil ngegambar di luar bulatan. Si warnanya tetap nggak bakal bleberan.

8. Timelapse

Timelapse

Aktifin fitur ini, maka tiap goresan yang kita tuangkan dalam canvas akan terekam. Sehingga nantinya ketika sudah selesai timelapse proses pembuatannya bisa di save terus dibagikan bila mau.. Oke kan???

9. Selection Tool

Selection Tool

Tool dasar yang hampir ada di setiap program editing. Apalagi kalau bukan fungsinya mindah-mindahin gambar, memperbesar, memperkecil, memotong, dan lain-lainnya.

Sebenarnya ada banyak fitur yang belum dikupas. Tapi dominan gue sendiri seringnya pakai ke 9 tool di atas. Dan yah, gue akuin menggunakan Procreate itu lots of fun banget. Selain karena buat ngisi waktu liburan tiap pas libur kerja. Ngegambar ternyata buat gue bisa jadi sarana self-healing setelah merasakan betapa penat dan hiruknya pekerjaan gue di pabrik. Sama halnya seperti ngeblog.. heheh
Bayu13K
Bayu13K Pria mochi yang suka bergalau, suka ngemil, suka ngedekem di kamar, suka ngegambar, suka melamun, dan kadang alay. Hahahah πŸ˜‚πŸ˜‚

37 komentar untuk "Review Procreate, Aplikasi Gambar Digital yang Cocok Buat Pemula dan Pro"

  1. Jujur, saya baca artikelnya dua kali: yang pertama skimming biar bisa lihat gambar-gambarnya (yang menurut saya wuuus kece abis!) dan yang kedua baca pelan-pelan biar ngeh gimana sih Procreate ini, beda jauh nggak dari ibis Paint yang biasanya saya pake...

    Sama seperti Kak Bayu, kalau diamat-amati, kebanyakan artist di Instagram tuh dipersenjatai apps ini. Saya juga kepingin banget nyobain sebenernya, abis kalau liat gambar-gambarnya tuh uuuuh kenapa bisa sekeren itu ya (eh, itu sih kayaknya balik ke kemampuan sendiri-sendiri ya, walau tools mendukung juga).

    Tapi eh tapi berhubung ya itu tadi, seperti yang udah Kak Bayu ceritakan, modalnya besar cyin! Kudu beli produk Apple dulu yah baru bisa pake, huhuhu. Kayaknya sih sementara ini mesti bertahan dulu deh dengan yang gratisan (ibis Paint maksudnya haha). Tapi makasih review-nya Kak Bayu! Seenggaknya jadi lebih ngerti tampilan dan cara kerjanya Procreate itu gimana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih banyak sebelumnya.. udah smpe baca 2 kali. hehehe. Kalau saya malah baru dnegar Ibis Paint yah dri komenan ini.. hihihi

      Iyahh,, saya juga awalnya bertanya-tanya.. Tapi pas beneran udah nyoba.. "Okee langsung fix jatuh cinta sama aplikasi ini... hehe

      Iyahh.. harganya itu lohh yang kadang buat mikir sampai berkali-kali..hehehe.. Apalagi yang sama sekali belum pernah make ekosistem Ios by Apple karena udah keseringan pke android.. heheh

      Hapus
  2. Modalnya lumayan sih.
    Tapi hasilnya mantep banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mas Rudi.. Seadainya procreate rilis juga di android.. Pasti saya bakal tersenyum lebar... heheh

      Hapus
  3. Procreate (dan iPad Pro juga tentu saja) adalah never ending wish list-ku sejak 2018 wkwkwkwk ya ampun nabungnya butuh bertahun-tahun hiiikkss...

    Memang liat orang-orang yang pakai Procreate tuh kayak jadi lebih jago aja gambar digitalnya. Mungkin karena praktis juga kayak gambar di sketchbook yaa beda sama gambar di laptop dengan bantuan pen tablet... Jadi nguliknya juga lebih seru 😌

    Btw bayarnya kan sekali di awal ya? Tapi aplikasinya ada update berkala ga? Ga perlu bayar lagi tapinya ya?

    Reviewnya lengkap banget Mas Bayu, bikin aku jadi makin ingin memiliki iPad Pro huhuhu... Btw gambar-gambarnya baguuusss deh Mas Bayu, kelihatan cuma sekilas tapi baguuuss πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama.. Saya juga pengen banget Ipad Pro.. Tapii hhmm nanti dulu deh, soalnya yg versi ini juga sama aja menurutku..

      Iyahh nguliknya jadi lebih seru aja Eya...

      Iyahh sekali bayar meskipun ada upgrade berkali-kali yg perubahannya besar sekalipun... :)

      Terimakasih yah sudah mampir... :)

      Hapus
  4. Banyak juga ternyata nilai plus aplikasi procreate, ya ...
    Udah banyar langganan cuma sekali seumur hidup, juga banyak kuas gratis didonlod.

    Eh, iya Selamat Tahun Baru 2021 mas mochi .., semoga banyak kesuksesan dan harapan baik terkabul di tahun ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mas Hima... Kuas bawaannya juga udah buaanyaaakkk...

      Selamat Tahun Baru juga... Aminn.. Terimakasih Mas.. Mas juga yah, semoga apa yang direncanakan tahun ini bisa segera terlaksana...

      Hapus
    2. Amin.
      Terimakasih mas mochi πŸ™

      Hapus
  5. Woow, keren yaak mas Bayu jago gambar ternyata. Kalo aku mah ga jago, dan ga ngerti juga haha
    Btw, selamat liburan awal tahun! (walopun udah ga libur lagi ._.)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mas Dodo.. Doain yah makin lancar.. :)

      Hapus
  6. Banyak juga fiturnya membantu banget nih buat yang hobi dan skill menggambar kalau saya hanya bisa baca-baca aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuppzz benar Sekali Mas El... Terimakasih sudah mampir yah mas..

      Hapus
  7. kapan kapan saya coba deh procreate, jadi alternatif buat pixelab nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo mas.. bisa dicoba... Saya malah baru dengar aplikasi pixelab..

      Hapus
  8. Selalu kagum sama orang2 yg bertalenta terutama di bidang gambar dan grafis. Ditunggu hasil2 karya selanjutnya mas Bayu.

    Semoga segera ada versi androidnya deh, pengen coba jg. Soalnya selama ini app di android yg saya pakai itu kalau mau tambah layer harus beli yg premium tp fiturnya ga terlalu nambah banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya memang seperti itu, kalo ga premium yg punya aplikasinya bangkrut, terus apk nya hilang di playstore hihihi

      Hapus
    2. Terimakasih Mba Annisa... heheh
      Iyahh saya juga berharap seperti itu.. walaupun kemungkinannya kecil karena developernya udah bilang kaya gitu...

      Hapus
  9. Tak bisa berkata lain selain wow luar biasa aplikasi nya, fiturnya lengkap banget ya, bagi yang hobi menggambar atau desain pasti puas banget. Aplikasi procreate memang beda dengan aplikasi gratisan di android.

    Harganya sih tidak terlalu mahal 159k, worth it dengan kualitasnya lah, tapi yang jadi masalah aku ngga punya iPhone apalagi iPad. Diinstal di Redmi Note 4 bisa tidak ya? πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mas bisa banget.. masa sih ga bisa.. pasti bisa lah.

      bisa gila maksudnya hahaha

      Hapus
    2. Hahaha.. Terimakasih Mas Agus...
      Iyah kalau dibandingin sama adobe yg pke sistem langganan. Aplikasi ini malah sekali bayar.. hehe Udah gitu nggak ada iklan lagi didalemnya.. Saya nggak tau mereka dapat penghasilna lain darimana selain dri jualan aplikasi..

      Hapus
  10. kalau maslaah gambar menggambar saya nyerah mas
    dulu sempat belajar photoshop tapi engga mudeng juga
    tapi mungkin ini kelihatan lebih simpel
    meski ada semacam gaussian blur dan semacamnya
    wah engga ada langganan sepertinya ini yang jadi daya tarik sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awalnya saya juga gtu.. Agak bingung pas pindah ke digital..
      Saya aja nggk paham photoshop.. hehe saya cuma tau bikin new canvas sama adjust level contrast sama brigtnest.. hehe

      Hapus
  11. ilmu perdesainan aku masih B aja ibaratnya dan aku baru denger nama procreate ya pas baca ini
    kalau udah mahir pake procreate ini, bikin gambar apa aja jadi berasa mudah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyahh Mba Ainun.. Terimakasih sudah mampir yah...
      Keberadaan procreate beneran bagaikan nemu berlian sih buat yg suka gambar..

      Hapus
  12. eh hastaga ya Alloh...racun ini..racun...kok dikau malah meratjoeniku dek bayu dengan postingan ini? ya Ampyun akutuhnya sering loh ubek ubek gugle buat nyari artikel tuh orang orang bisa bikin gambar digital pakai apa saja sih..dan yepp applenya iki loh yang bikin ku teratjoeni pengen punya dong bey #nih sini mba mbul bantu tabokin bayu yang gemoy sudah ngiming imingin pennya apple bukan samsyuuull hahahahaha

    dan procreate sepertinya fiturnya lebih buanyak ya termasuk modelan buat gambarnya tar pinsil,bolpoin..kuas..cat air spidol dllnya itu...

    kalau urusan gambar dengan layer aku masih blom jago nih hiksssss

    BalasHapus
    Balasan
    1. HOREEEEEE.... ini yang saya tunggu2 mba Mbul.. bikin orang teracoeniii.. hihihi *Ketawa Jahat..
      Yupzz benar... Tapi tetap sih, baik menggambar via digital maupun yg tradisional tetap punya plus-minusnya...
      Tapi urusan gambar, Mba Mbul udah jago itu... heheh

      Hapus
  13. Kereen bgd Mas Bayu. Keren gambarnya, dan keren reviewnya yg lengkaap..

    Aku awal tau aplikasi ini pas follow orng2 yg suka gambar2 di instagram dan rata2 memang pake Procreate ini. Aku sbnrnya juga pengen bgd belajar gambar digital gini, makanya banyak follow2 di instagram. Tp blm terealisasi buat nyobain. Mana aku pakenya bukan iphone πŸ˜† Kapan2 review juga yg aplikasi sketchbok itu dong mas bayu, jd penasaran juga buat nyoba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mba Thessa... :)
      Awalnya saya juga gitu.. Taunya yah setelah ngulik-ngulik akun instagram yg suka gambar digital.. heheh
      Iyahh InshaAllah tak bikin reviewnya Mba Tessa.. heheh

      Hapus
  14. wow ini keren banget kak Bayu, buat saya yang awam soal seni menggambar :D, ini hampir mirip sama adb illustrator ya berarti? *ketauan banget awamnya.
    Saya selalu suka sama orang-orang yang punya bakat gambar, karena kakak saya sendiri lulusan DKV saya sering ngeliat dia lagi ngedesain dengan tangannya yang luwes, betah aja ngeliatnya. Tapi untuk orang yang baru mau coba gambar, pake software ini bisa gak kak? saya jadi tertarik..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Sepertinya Mba Reka... Tapi saya juga belum terlalu paham sama adobe illustrator...
      Ihh awalnya saya pengen banget ngambil jurusan itu.. Tapi yasudah, Teknik Kimia yah juga seru... huhuhu
      Bisa banget kok mba.. Soalnya User Interfacenya gampang buat dimengerti sih Mba..

      Hapus
  15. Baguuus memang, tapiiiii 2 alasan kenapa aku ga cocok pake ini, karena aku ga pake segala produk Apple :D (mahaaaaal bok, mending utk traveling duitnya wkwkwkwkwk) , kedua, insting seni ku itu , trutama menggambar, bisa dibilang selevel Ama anak TK. Jd rasanya memang ga cocok pake aplikasi ini :D.

    Tapi hasil2 yg kamu bikin baguuuus mas :). Kliatan kamu mah memang bakat dan hobi di bidang ini yaaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah setuju saya juga mba.. Mahal.. wkwkwk. Lebih sebelnya lagi itu loh apa2 dijualnya terpisah. Mahal pula pun. Tapi yaudahh lah.. Sebenarnya baik android atau IOS punya kelebihan dan kekurangan sih..

      Terimakasih Mba Fanny Buat apresiasinya... heheh Masih belajar bayu juga sbenernya. Terutama bagian Lighting sama porsi.

      Hapus
  16. Wah mantap banget review nya mas Bayu tentang aplikasi Procreate. Cocok buat pecinta design grafis.. Mas Bayu berbakat banget nyoret -nyoret eh gambar apa aja sampai buat undangan nikah temannya..
    Mas Bayu multi talented ya selain jurusan kimia juga jago bikin skets ala design grafis.. Salut sama mas Bayu..
    Sukses selalu ya..

    BalasHapus
  17. Kebanyakan emang platformnya di apple ya,emang nyeni banget

    BalasHapus
  18. wah keren mas. pengen deh bisa gambargambar kayak gini, bisa release stress juga ya

    BalasHapus
  19. Fitur-fiturnya sangat oke banget, semoga sudah tersedia di OS yang lainnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Yukk.. Ngobrol!! Biar makin kenalπŸ˜‚

Berlangganan via Email