Kamis, 05 November 2015

Kamu Sudah Lulus? Berikut 8 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan Terhadap Teman Kuliahmu Ketika Sudah Lulus

“Bagai kacang lupa kulit” begitulah sebutan yang pantas buat teman kuliah yang habis lulus hilang bagaikan ditelan bumi. Kalian sebagai mantan mahasiswa pasti memiliki tipe seorang teman seperti ini atau mungkin kalian yang bertipe seperti ini. Kalau menurut wowcang sih “gak banget” deh. Wkwkwkwkw

Sebenarnya tragedi seperti ini bukan hanya menimpa kepada mahasiswa yang sudah lulus saja, melainkan hampir semuanya. Yah wajarlah mungkin karena punya cem-ceman yang baru makanya yang lama dilupakan. Oh ya Konteks “dilupakan” disini beda yah dengan konteks “tidak punya waktu”. Karena konteks “dilupakan” dapat disamakan dengan kata “menjauhi” atau “melupakan” yang dilakukan secara sengaja. Seperti contoh : “kemarin baru wisuda, senang-senang bersama, eh besok perpisahan terus udah gak ada kabar lagi.”

Malah lebih parahnya lagi dia update status di sosmed tentang ketidaknyamanan dia dengan teman-teman kuliah dulu, dia ngomong yah berisik lah, ganggu dia lah, dan alasan-alasan lain. Emang yang ditunjukan gak ke kita secara langsung tapi kan, hello kita sebagai manusia tentu punya sixth sense atau kata lainnya “Peka” terhadap segala sesuatu, sudah otomatis kita bakal tahu apa yang dia maksud, apalagi updatenya setelah kejadian. Haha

Beda lagi yah kalau “tidak punya waktu”, karena tipe seperti ini memang terpaksa akibat dari kesibukannya yang segudang, sehingga mengharuskan dia untuk bersifat acuh sementara terhadap teman-teman kuliah dulu.

Yang saya bicarakan disini lebih ke level mulai dari SMP, SMA, terutama Kuliah yah, soalnya dititik ini kita sudah mulai mengerti betapa pentingnya menjaga silaturahmi. Tidak gak ngabarin gak papalah, yang penting masih kenal aja, ketemu negur, ngejalin pertemanan via medsos, kalau dichat dibales, kalau lagi sibuk yaudah nanti aja tapi ingat untuk membalas kalau sedang tidak sibuk. Ini mah boro-boro ngebales, yang ada malah nge-gaya kaya orang lain yang belum pernah ketemu -_-.

Oleh sebab polemik-polemik diatas, maka wowcang akan merilis sebuah artikel untuk para pelajar yang telah lulus, khususnya mahasiswa agar Berhenti melakukan hal seperti diatas. Berikut adalah 8 hal yang tidak boleh dilakukan kepada teman kuliahmu ketika kamu sudah lulus :

1. Ngilang
Sembunyi kalau ada Teman Lama Lewat, Pura-pura gak kenal
Entah menghilang kemana, ke planet lain kali yah, pokoknya kata ngilang disini adalah ngilang tanpa jejak, komunikasi putus, gak ada kabar, pokoknya blas hilang “Wusss”. Tidak boleh itu! gak ingat apa? dulu kita berjuang bersama-sama.

2. Iri dan Benci Kalau Melihat Teman Sukses
Orang Iri, Courtesy Image of Stockimages via freedigitalphotos.com
Waduhhh masa teman sukses malah iri dan benci, ingat bro kesuksesan kan tergantung sama usaha dan kesempatan masing-masing orang. Kalau teman kamu sukses yah tanya donk tipsnya apa bukannya malah benci dan mendoakan yang tidak-tidak.

3. Ketika Kamu Telah Sukses, Kamu Malah Acuh Kepada Temanmu yang Masih Memperjuangkan “itu”
ehhhhh, picture via http://tentang-kehidupan-remaja.blogspot.co.id/2013/02/sahabat-munafik-dan-sahabat-setia.html
Suksesnya kamu kan karena mereka juga, kamu gak bakal begini tanpa adanya temanmu. Bantuannya tak perlulah dalam bentuk uang, bisa dalam bentuk info-info lowongan kerja, atau tawaran buat bisnis bareng atau juga bisa tips-tips yang kamu dapatkan dari pengalaman kamu, apapun itu bentuknya tentu temanmu akan senang menerimanya. Kan kalau gitu enak untuk dilihat.

4. Jangan Kabur dari Medsos
Teman gak salah apa-apa di Unfriend, via baratnews.com
Ini mah sudah lulus tiba-tiba kabur dari medsos, keluar dari grup, unfriend teman di facebook, hapus segala foto di instagram, hapus kontak hp, pokoknya melakukan segalanya untuk memisahkan segala macam bentuk komunikasi. Sebenarnya wowcang juga bingung dengan orang seperti ini, yah memang sih ini hak dia, tapi kan buat apa gituloh? Memang kita mau stalker in dia apa? Yah memang sih kita penasaran tapi yah kalau ditanya tinggal jawab aja kan gampang, gak bayar ini. Lagian berbagi cerita kan lebih enak.

5. Menganggap Teman Kuliahmu Sebagai Seorang yang Tak Penting Lagi Alias Menyandang Gelar “Mantan Teman” atau Masa Lalu
huaa nasib punya teman kaya gini, via memegenerator.net
lahhh gak banget, masa teman ada yang jadi mantan! Yah memang mereka teman dulu merupakan bagian dari sejarah. Tapi kan sejarah mereka merupakan sejarah yang layak untuk dikenang. Ingat gak dulu kalau ngerjain tugas bareng, main bareng, usaha bareng, makan bareng, curhat bareng, lulus bareng. Masa sukses tidak bareng? Kan lucu.

6. Update Status di Medsos yang Enggak-Enggak
update status buat nyindir dialah, via kataucapan.me
Enggak-enggak nya itu loh, ada hubungannya sama teman dulu. Semisal “kamu diundang disebuah grup facebook Alumni, eh sudah gabung tiba-tiba facebook kamu banyak notif yang bikin hp berdering-dering dan agak ganggu, terus kamu langsung keluar dari itu grup, terus selang beberapa detik/menit, kamu tiba-tiba update status “males berisik, keluar saja mendingan”, terus teman kamu yang sama digrup itu baca status kamu, terus sadar kalau kamu sudah gak ada digrup”. Kan otomatis si temanmu ini akan berpikir secara tidak-tidak, beranggapan dengan segala kemungkinan, dan akhirnya kamu dijudge sebagai orang “sombong”. Saran sih mendingan tidak perlu keluar dari grup mending notifnya dimatiin saja. Kan seperti ini lebih bijak.

7. Sudah Salah, Tapi Tidak Sadar Apa Kesalahannya

Ingat yah, hidup ini bagaikan roda yang berputar. Seketika apa yang kamu punya bisa kembali lagi kepada Sang Pemberi. Jika hal ini menimpa dirimu, apa yang akan kamu lakukan? Tidak banyak yang bisa dilakukan selain meminta tolong kepada teman-temanmu dulu yang telah kamu lupakan. Yah mungkin temanmu akan dengan senang hati membantu, hanya saja apa pantas dirimu bertingkah seperti itu? Think Smart Before You do!

8. Melupakan Akan Almamatermu
kalau ada reuni ikut yahhh, via http://makassar.tribunnews.com/2014/10/24/besok-alumni-91-sma-2-makassar-gelar-reuni
Pesan yang terakhir dari wowcang adalah jangan sampai kamu melupakan almamater-mu. Tahu tidak sih? guru-gurumu, dosesn-dosenmu, adik-adik kelasmu, mereka akan selalu siap menunggu kabar dan cerita kesuksesanmu. Karena mereka akan bangga sekali ketika kamu bisa menunjukan bahwa “saya telah berhasil”. Kisah suksesmu kelak akan menjadi motivasi bagi mereka, dan kamu juga masih bisa untuk memberikan kontribusi kepada mereka seperti mengadakan lomba, makan bersama, meet up sembari seminar atau kegiatan bermanfaat lainnya. kamu tidak harus sendiri melakukannya, ajaklah teman-temanmu untuk bergabung dan bersama membangun almamatermu.


Demikian 8 hal yang tidak boleh dilakukan kepada temanmu setelah lulus. Karena kita harus sadar. Sebagai makhluk sosial kita tidak dapat berdiri sendiri, karena kamu yang sekarang merupakan hasil dari apa yang telah kamu lakukan dahulu, dan teman-teman serta orang lain disekitarmu ikut menyumbang akan hal itu. FIN

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon