Sabtu, 07 Mei 2016

Macam-macam Tipe Orang Iri, yang Mana Kamu?

Iri dikit boleh kali yah..

Sangat mengherankan jika manusia ada yang tidak memiliki perasaan iri. Sebagai makhluk yang tak sempurna. Sifat iri pasti melekat di setiap individu walaupun dengan intensitas yang berbeda. Cara pengimplementasiannya pun berbeda *hah?? Implementasi?? Ahh bahasa lo ketinggian bay! Maksud saya pelampiasan. Iyah, pelampiasan. Dalam memenuhi syahwat iri mereka ada beberapa orang yang melakukannya too over dan ada yang biasa, bahkan ada pula yang menggunakan perasaan iri mereka menjadi sesuatu yang baik.

It doesn't matter the size but price, via pixabay.com
“Hah?? Emang bisa?”

“aaahhh,, semua kan tergantung orang”

Sifat iri, orang biasa mengkategorikan sebagai sifat yang jelek, buruk, dan nggak wajib dimiliki. Bukan apa-apa, tapi memang dari sifat iri bisa menimbulkan sesuatu masalah psikologi yang cukup menganggu seperi kepikiran terus, menghabiskan uang karena sangking mau punya barang yang sama, dll. 

Akan tetapi seperti saya bilang di atas, ada saja orang yang memiliki kemampuan layaknya superhero yang bisa melihat sesuatu yang baik dari sifat iri ini. Jadi dengan ini adalah beberapa tipe pengiri yang pernah hidup di dunia ini. Yang mana kamu???

Tipe pengiri yang juga dengki

A : “ehhh-ehhh kamu tau nggak, si C hpnya baru loh, iphone 6S pake Plus, itu kan harganya hampir 11 jetong..”

B : “halah palingan juga supercopy atau nggk produk palsu yang harganya nggak nyampe 2, mana mungkin sih dia punya duit segitu buat beli itu hape” #pasang muka masam dengan kerutan di segala penjuru wajahnya. Dasar sok pamer!!!! Marah nggak jelas

A : #dalam hati “ini anak otaknya somplak apa gimana yah, kok malah marah-marah nggak jelas!!! Mending w tinggalin aja dah” #kabur tanpa dosa.

Yang begini ini nih yang bahaya. Bahayanya emang nggak impact langsung ke orang-orang sekitar sih, tapi ini bahaya banget buat si pengirinya sendiri. 

Sebagai manusia yang berketurunan sama-sama dari Nabi Adam. Sudah sepatutnya kita saling mengingatkan dan saling menyadarkan satu sama lain yang salah. Pasalnya jika dibiarkan, bisa jadi orang pengiri tersebut bakal punya penyakit hati yang susah untuk dihilangkan. Bahkan bisa sampai didengkikan oleh orang lain jika si Dia terlalu terbuka dengan isi hatinya.

Tipe pengiri yang muna

Dari luar tampak “wow, iyah bagus kok” #pasang tampang indah dan senyum termanis di wajah. Tetapi dalam hatinya “dasar!! Tukang pamer, emnk lu kira w kaga bisa beli?? W beli besok, nggak tanggung-tangung w beli 5 sekalian, terus w bagi-bagi ke temen w secara gratis”.

Maksudnya apa coba?? Kan kaya gini jadinya buang-buang waktu, nggak ada manfaatnya sama sekali. Apalagi sampai nyebarin fitnah yang nggak-nggak ke seluruh khalayak. Iiuuhhh nggak banget!!

Tipe pengiri yang super boros

Besok si A beli itu, si B ikut beli itu. Besoknya si C beli apa, si B ikut-ikutan beli. Minggu depannya si D beli barang bagus, si B ikutan beli. Mau nya apa kali si B.

Tipe pengiri yang biasa

A : “cuyy,, si D ke sekolah bawa mobil lohh!!!”

B : “teruss?? Yah biarin sih, kan dia yang punya”. #dalam hati.. “Ya Tuhan,,, kqpan aku bisa bawa kaya begituan”

Tipe si bukan pengiri

A : “si D lolos beasiswa S2 ke jepang..”

B : “ wahhh bener? Hebat ik dia. Aku mau ketemu sama dia buat ngucapin selamat.

Peristiwa lainnya

A : “Alhamdulillah aku keterima kerja di Jakarta, B”

B : “wahhh hebat,, selamat yah. Syukur deh kalau udah dapet kerjaan”

#Dalam hati “Rezeki orang sudah ada yang ngatur, yang penting aku harus terus usaha” tak disangka si B telah menganggur 8 bulan lebih dan masih sabar serta terus ikhtiar. Padahal temannya yang lain sudah mulai menemui pekerjaan yang diimpikan selama ini. Huffttt beginilah hidup #loohh malah curcol.

Tipe pengiri yang memotivasi diri

A : “ehh-ehh, tau nggak? Si D lolos beasiswa S2 ke luar negeri lohh..

B : “iyahh??? Waah hebat. Aku mau kesana lah buat ngucapin selamat sama minta info-info. Siapa tahu w juga bisa. Aku juga mau beasiswa S2 keluar negeri. Hehehe aminn”

A : “iyah yah? Dia aja bisa, kita juga pasti bisa lah.. Yang penting coba dulu dan usaha dulu. Masalah akhir pasti tidak akan mengkhianati proses. W ikutttt.”

Mereka pun akhirnya saling berdiskusi dan berbagi.

Jadi yang mana kamu?? Semoga termasuk yang terakhir pertama sama yang kedua yah..

Konteks pemikiran setiap orang bisa saja berbeda. Jika ada saran silahkan komen atau kirim pesan melalui laman contact us. Terimakasih telah mampir. Sukses dan sehat selalu. 

Jangan lupa terus berbuat baik dan saling peduli untuk menciptakan dunia menjadi lebih baik.

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon