Kamis, 17 Desember 2015

Suka Duka Kuliah Di Unnes (Universitas Negeri Semarang)

Tadi malam tepat pada tanggal 17 Desember 2015, saya termimpi sebuah kisah indah yang terangkai pada saat masa kuliah dulu. #lebay. Entah kenapa saya bisa mimpi seperti ini, mungkin karena saya kangen berat kali yah sama masa-masa kuliah dulu. Kangen sama mahasiswa disana, Teman-teman, Dosen #eehhh, kegiatan, suasana, dan hawa-hawa mistis udara. Apalagi musim hujan kaya gini, yang dikangenin adalah suasana terjebak di kampus hingga malam hari akibat hujan yang tak henti. Uhhh Ya Allah dingin euy. Heheh

Gerbang Unnes via wikimedia.org
Iyah mau ngaku deh sekarang, admin wowcang adalah alumni mahasiswa D3 Teknik Kimia di Universitas Negeri Semarang. Admin adalah angkatan 2012 yang alhamdulillah lulus pada tahun 2015.

Apa? Sekarang kerja dimana?

Enggak usah tanya. Lain kali yah tak ceritainnya. Masih mencoba untuk merilisnya

Artikel Terkait : Spoiler Unnes

Universitas Negeri Semarang atau dikenal sebagai Unnes atau juga dikenal sebagai Universitas Konservasi merupakan salah satu universitas negeri yang ada di semarang. Unnes sendiri mempunyai 4 kampus teman-teman, kalau tidak salah di Tegal ada 1, Di semarang ada 3. Namun kampus utamanya ada di Kampus Sekaran yang bangunannya berdiri kokoh di puncak gunung tertinggi. Heheh (maksudku bukit).

Iyah bukit! Menurutku tapi. Kampus utama unnes itu ada di dataran tinggi yang dimana jalan aksesnya, kalian harus melewati belantara-belantara hutan dan sejuknya udara. #kebayang yah indahnya pemandangan karena bisa disuguhkan pemandangan Kota Semarang dari Atas dan Hijaunya pepohonan.

Tapi kalau malam hari, jangan heran yah, hanya mahasiswa super berani yang berani turun ke Kota sendirian. Yahh aman sih aman, tapi musim begal kaya gini yah ada aja cerita warganya. Saya enggak pernah tuh dibegal selama saya di Kota Semarang, mungkin karena saya jalannya ngebut dan kalau malam pasti perginya gerombolan makanya jarang dibegal.

Batas masih rame jalanan menuju Kota sih yah bisa dibilang cuma sampai jam 10 malam. Jadi jangan khawatir pergi sendirian kalau belum jam 10 karena jalanan masih cukup rame untuk dilewati.

Buat kalian yang mau kuliah di Unnes sudah pasti kalian akan berkuliah di kampus sekaran ini. Kecuali bagi kamu yang mengambil jurusan PGSD yang kampusnya ada di Ngaliyan daerah perbatasan kendal-semarang.

Saya di Semarang kurang lebih 3 Tahun lamanya, dan yang paling membekas hingga saat ini adalah aksen bahasa warga Kota Semarang yang berciri khas dengan kata “og” dan “ik” disetiap akhir kalimat. Tak heran setelah balik ke Cilegon saya sering diledek akibat medoknya bahasa saya. But it’s Okay lah. #buat Kenang-kenangan.

Selama saya kuliah di Semarang, saya bertemu dengan orang-orang hebat. Mulai dari dosennya, mahasiswanya dan warga-warganya.

Betapa besarnya rasa kangenku terhadap Kota Semarang, terutama Unnes. Makanya saya mau baper-baperan tentang masa-masa kuliah dulu yang saya tuangkan dalam artikel ini. Berikut merupakan artikel tentang suka-duka yang saya rasakan selama kuliah di Unnes. Mungkin ini pernah berlaku juga ke kalian. Check it Out :

Susahnya Jalan Menuju Unnes Bagi Yang Belum Tahu Lokasinya
Sekedar cerita, saya menuju Unnes pertama kali bersama dengan bapak saya untuk mengikuti tes mandiri disana. Cuma bermodal nekat setebal baja kami akhirnya memberanikan diri untuk pergi kesana sendirian dengan tempo waktu singkat hanya 1 hari.

Tepatnya hari rabu kalau tidak salah, ujian dimulai pukul 08.30, saya dan bapak saya pergi berangkat dari jam 3 pagi untuk ke Jakarta dan sampai ke Semarang pukul 7 pagi. Sesampainya saya di Semarang kami mencari angkutan umum yang bersedia untuk mengantarkan kami ke Unnes. Sayanganya, Angkutan pertama kami menolak karena Unnes itu ada di Tegal. Yah saya cuma bisa pelongo mendengar kalau Unnes ada di Tegal. -_- yah walaupun akhirnya kami sampai di Unnes jam 8 lewatan dengan menggunakan taksi.

Belum lagi, waktu dulu pas mau pindahan. Ya Allah Kejang-kejang saya selama perjalanan. Karena barang bawaan banyak jadi saya dan bapak saya pergi bersama ke Semarang bertiga, ditemani oleh teman bapak saya. Kami berputar-putar sana sini akibat tidak tahunya jalan Kota Semarang. Tanya sana sini sama warga tetap saja kesasar. Karena jujur kami warga Kota Cilegon telah terbiasa oleh jalan yang tidak berbelok-belok. Wajar kalau kami di Jakarta sering kesasar karena salah ambil jalan.

Selama Perjalanan Mungkin Kalian Akan Bergumam “Ya Tuhan Indah Sekali Pemandangan di Tanah Jawa Tengah Ini”
Hamparan sawah yang Luas
Jawa Tengah itu masih asri, Semarang yah masih asri menurutku. Kecuali di bagian Kota Semarang yang banyak sekali gedung tinggi menjulang, tapi tetap saja rapi dilihat karena gedung-gedung tersusun rapi.

Ditambah perjalanan akses ke Unnes di mana kalian akan melihat hijaunya pemandangan, naik turunnya perjalanan, sawah yang membentang luas (Cat. Saya lewat jalan via Ungaran, jika jalan via kelud hanya sedikit pemandangan yang bisa dilihat).


Apalagi daerah Bandungan, Temanggung, Wonosobo, Ya Allah nyamannya hidup ini.

Banyak yang berubah enggak yah nanti waktu saya kesana lagi. Semoga tidak!

Pertama Kali Menginjak Kaki di Unnes, Lewat Pernyataan Dalam Hati “Iki Kampus opo Hutan”
Yah maklum orang pertama kali melihat yang hijau-hijau, soalnya di Cilegon mah boro-boro. Panas iyah, sawah ketutupan bangunan, yang indah-indah cuma ada dilaut doang. Heheh

Pertama kali saya ke Unnes itu. wow asri pakai banget pokoknya. Pohonnya banyak, besar, dan berdiri kokoh. Yah mungkin karena Universitas Konservasi, jadinya Pohon yang menjadi tonjolan. Di perindah juga dengan tanaman-tanaman hias yang menghiasi sisi jalanan makin mempercantik mantan kampusku ini. Tak heran kalau lagi penat sama urusan kuliah, keliling kampus jadi pilihan bijak yang murah untuk dilakukan.

Taman Sutera, Lapangan Rektorat, Stadion dan Embung Unnes jadi Spot yang sangat Disenangi Bagi Mahasiswa
Lapangan Depan Rektorat
Ke-empat fasilitas ini yang sering sekali menjadi tempat kumpul dalam rangka kegiatan atau sekedar nongkrong. Favorit saya adalah taman sutera, lapangan rektorat, dan embung. Ketiga itu jadi tempat nyantai kalau lagi penat sama perkuliahan.

Kalau stadion, jujur selama 3 tahun saya kuliah di unnes belum pernah masuk sama sekali ke stadion unnes. Padahal ini area sering banget dilewati kalau kuliah karena lokasi dekat dengan jalan akses menuju Fakultas Teknik. Stadion paling banyak digunakan di pagi hari dan sore hari. pagi hari banyak dipakai oleh mahasiswa Fakultas Keolahragaan untuk kuliah, sedangkan Sore Hari banyak dipakai oleh mahasiswa segala jurusan untuk olahraga atau sekedar cuci mata. hehe

Sering banget saya ketika pulang dari kuliah, jalan menyusuri jalanan indah menuju kosan tercinta melihat orang-orang pada duduk di pinggir stadion yang sedang melihat orang berolahraga dan main bola. Entah apa yang mereka lihat, mungkin pertandingan sepak bola kali yah.

Kalau embung beda lagi, romantis buat yang berpasangan. Saya senang melihat orang yang sedang berduaan. Hahah #Jomblo Ngenes. Bukan hanya itu saja, embung juga sering dijadikan spot buat rapat, latihan nari, nyeburin orang yang berulang tahun hingga memancing yang sering dilakukan oleh warga sekitar. Ikannya dari mana? Setiap tahun di acara ulang tahun Unnes, Bapak Rektor tercinta sering sekali membuang ratusan hingga ribuan ikan ke kolam. Tak heran kalau ikannya banyak dan beranak.

Jika Kamu Ngekos Di Sekitar Unnes, Siap-Siap Saja Kamu Menghadapi Susahnya Air dan Susahnya Listrik
Musim Penghujan seperti ini bakal sering mati listrik, sedangkan di musim kemarau, air sangat susah didapatkan.

Masalah air berlaku pada kos-kosan yang hanya mengandalkan air tanah sebagai persediaan air. Tak heran di setiap masa peralihan kemarau ke musim hujan, air sangat sulit didapatkan. Air yang keluar hanya sedikit dan tidak cukup untuk mencuci, dan mandi buat 18 orang penghuni kosan.

Saya dulu sering numpang mandi dikampus, dikosan teman, dan dengan air galon. Susahnya hidup. Hehehe

Jika musim hujan, beda lagi ceritanya. Musim hujan masalah air hilang dan tergantikan oleh masalah listrik. Di musim hujan, apalagi hujan yang dilengkapi dengan petir. Mati listrik tak mungkin bisa terelakkan lagi. Jadwalnya tak bervariasi, biasanya mati listrik hanya sering terjadi di pagi hari atau di sore hari hingga malam. Mungkin pagi hari tak terlalu berpengaruh, tapi kalau sore hari, itu yang enggak banget. #Tugasku Kepiyee?

Kebiasaan saya ketika mati listrik adalah telepon PLN dan menanyakan kenapa listrik mati dan kapan nyala, tak heran jika saya bisa memperkirakan kapan listrik bakal nyala. Teman-teman saya sering banget nanya “bay listrik kapan nyala?”. Hehehe

Unnes Itu Luas Banget Lohh, Ditambah Pemandangannya Bagus
Bis Internal Kampus Via Konservasi.unnes.ac.id
Maklum jarang melihat kampus besar. Hehehe

Unnes itu luas kalau dibandingin sama kampus-kampus di Banten. Tapi masih kalah luas kalau dibandingin sama kampus terkenal macam Undip, UI, UGM, ITB, IPB, UII, dll.

Di kampus unnes berlaku aturan kendaraan tidak boleh masuk dan melintas dari hari senin-jum’at dan dimulai pukul 7 hingga 17.00 WIB. Kecuali bagi mereka yang punya urusan mendadak dengan kampus atau kegiatan.
Peta Parkir Unnes, via Unnes.ac.id
Tempat Parkir telah disediakan oleh pihak kampus yang terbagi menjadi 6 titik, dan transportasi internal macam sepeda dan bis kampus juga sudah sering melintas untuk mengayomi warga kampus yang hendak pergi ke tempat lain di area kampus.

Karena, fakultas di Unnes sama seperti halnya kampus lain dimana bangunan pertiap fakultasitu di bangun menurut kompleknya masing-masing. Yang paling ujung adalah fakultas teknik yang memiliki 8-10 gedung bertingkat tiga untuk kegiatan perkuliahan mahasiswa fakultas teknik, sedangkan fakultas yang paling dekat dengan jalan raya adalah FMIPA dan FBS, hanya saja FBS ditutupi oleh embung dan masjid Ulul Albab Unnes.

Transportasi Umum seperti Angkutan Umum Tidak Bakal Kamu Temukan Mulai  Dari Pukul 18.00 WIB
Jadwal operasi angkot hanya dari jam 05.00-17.30 WIB, bagi yang memiliki kepentingan di malam hari untuk kuliah atau pergi ke Kota. Kamu harus mengandalkan kendaraan pribadi atau kendaraan pinjaman teman. Hehehe

Makanannya Enak dan Murah-murah
Enak!!!gambar hanya Ekspektasi yang terkadang tak sesuai realita
Ini nih yang saya suka. Sudah Enak, Murah lagi. Makanan yang dijual di sekitar Unnes ada banyak sekali macamnya, dengan harga yang relatif pas di kantong mahasiswa. Membuat mahasiswa di Unnes tak pernah kehabisan menu untuk dicoba.

Bayangkan saja nasi padang dilengkapi rendang harganya hanya 11-13 ribu. Sudah gitu nasinya banyak lagi. Heheh. Coba kalau di kota besar macam Cilegon, Tangerang, Surabaya dan Jakarta. Mana dapat nasi rendang dengan harga 11 ribu. Yang mau hemat nasi rames plus telur sudah cukup untuk mengenyangkan perut, hanya cukup 5500 saja, atau bungkus lauk dan masak nasi sendiri dikosan jadi pilihan bijak untuk berhemat.

Kuliah di Unnes Sering Kali Dianggap Dari Jurusan Pendidikan, Padahal Kuliah di Jurusan Non Pendidikan
Ini yang sering saya rasakan pada saat di tanya orang-orang.

“Mas Bayu Kuliah Dimana?” | “ Di Unnes Bu?” | “Ouh mau jadi guru yah?” | “heheheh, enggak saya bukan dari jurusan per’guru’an”

Terus di wawancara juga ada aja yang nanya “Unnes Pendidikan kan?” sekali lagi iyah pak, tapi saya bukan dari jurusan pendidikan. Bapaknya jawab “Ouhh begitu, soalnya yang bapak tahu Unnes itu Pendidikan”

Iyahh, memang benar, Jurusan di Unnes Kebanyakan adalah jurusan pendidikan. Hal ini dikarenakan karena dahulu kala sebelum nama Unnes ditemukan, Nama Unnes merupakan IKIP Semarang, yang kemudian berubah nama menjadi Universitas Negeri Semarang.

Selain keguruan, Unnes juga telah membuka banyak Program Studi Non Pendidikan, seperti saya Teknik Kimia, disamping itu juga ada Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dll. Bahkan unnes juga membuka program kesehatan masyarakat, tata kecantikan, tata boga, Kimia Murni, Hukum, dan berbagai sastra bahasa.

Banyak yah Suka Duka Menjadi Mahasiswa Unnes, Tapi Tetap Saja Rasa Kangen Ini Tetap Membara Dalam Hati
Itulah yang saya rasakan hingga sekarang, begitu banyak kenangan manis di masa kuliah yang sangat sulit untuk dilupakan.

Demikian artikel suka duka kuliah di Unnes ini saya buatkan. Salam sejahtera buat kita semua.

Akhir kata semangat buat Warga Teknik Kimia Unnes dari Kota Cilegon.


Ada yang lain? tambah di komentar yah!

lahir era tahun "95" menjadikan seorang bayu, pria mochi semakin beranjak umur. Punya hobi ngedekem di kamar setiap 'weekend' akibat suka-duka mencari segenggam rezeki.


Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memudahkan segala jalan yang gue tempuh. Terimakasih juga karena telah mengirimkan special persons ; teman-teman gue, rekan-rekan kerja gue, dan keluarga yang perfect banget yang selalu menyokong gue untuk selalu maju ke depan.

Semoga apa yang gue saat ini kerjakan bisa bermanfaat buat gue dan orang lain. Aminn. wish me luck!! thank you xoxo

3 komentar

I love Unnes. Saya warga Tegal yang lebih betah tinggal di Semarang sejak kuliah di Unnes. Awalnya saya s1 di PGSD Tegal, terus lanjut s2 di PPs Unnes. Salam persaudaraan Unnes.

Yeaaayyy... nggk nyangka bisa tegur sapa di blog ini.. hehehe

Iyahh salam persaudaraan juga buat kita.. hehe

yukkk dimari yang mau komentar...
NOTE : jangan masukin link aktif, nnti di deteksi SPAM.
EmoticonEmoticon